
Cole Tomas Allen, duduk di ruang sidang selama persidangan setelah didakwa dengan percobaan penyerangan terhadap Presiden Donald Trump (al-Jazeera)
JawaPos.com – Cole Allen menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan dalam kasus dugaan percobaan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dilansir dari laman al-Jazeera pada Selasa (12/5), Pernyataan tersebut disampaikan melalui kuasa hukumnya dalam sidang di pengadilan federal Washington, DC. Allen yang berusia 31 tahun tidak memberikan pernyataan langsung selama persidangan berlangsung.
Melalui pengacaranya, Allen membantah dakwaan yang mencakup percobaan pembunuhan terhadap presiden, penyerangan terhadap petugas federal, serta pelanggaran terkait senjata api.
Jaksa menuduh pria asal California itu menyerbu pos pemeriksaan keamanan dan melepaskan tembakan ke arah agen Secret Service Amerika Serikat. Serangan tersebut disebut terjadi saat acara gala wartawan Gedung Putih bulan lalu.
Menurut pihak berwenang, Allen diduga membawa senapan, pistol, dan pisau setelah melakukan perjalanan menuju Washington menggunakan kereta api. Ia juga dilaporkan memesan kamar di hotel lokasi berlangsungnya acara makan malam pada 25 April. Aparat menyebut dugaan serangan itu berhasil digagalkan sebelum mencapai target utama.
Tim kuasa hukum Allen juga mempertanyakan keterlibatan pejabat tinggi Departemen Kehakiman dalam proses penuntutan perkara tersebut.
Pengacara meminta agar setidaknya dua pejabat, termasuk Jaksa Amerika Serikat, dikeluarkan dari penanganan kasus karena dinilai memiliki potensi konflik kepentingan. Mereka beralasan bahwa sejumlah pejabat hadir di lokasi kejadian sehingga dapat dianggap sebagai saksi atau korban.
Hakim Distrik Amerika Serikat, Trevor McFadden, belum memberikan keputusan langsung atas permintaan tersebut. Namun, hakim meminta tim pembela memberikan penjelasan lebih rinci terkait cakupan permohonan pengunduran diri pejabat penuntut. Sidang singkat itu juga menjadi penampilan pertama Allen di pengadilan federal Washington, DC.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
