
Warren Buffett, investor legendaris di balik Berkshire Hathaway (The Street)
JawaPos.com - Langkah global Warren Buffett kembali menjadi sorotan pasar internasional setelah Berkshire Hathaway resmi meningkatkan kepemilikannya di dua konglomerasi perdagangan terbesar Jepang, yakni Sumitomo Corp. dan Marubeni Corp., hingga melampaui ambang simbolis 10 persen. Peningkatan kepemilikan tersebut mempertegas orientasi jangka panjang Berkshire di Asia di tengah transisi kepemimpinan perusahaan menuju era Greg Abel.
Dilansir dari TheStreet, Senin (11/5/2026), Berkshire secara diam-diam menaikkan kepemilikan sahamnya di Sumitomo menjadi 10,05 persen per 7 Mei 2026 dari sebelumnya 9,30 persen pada Maret. Sementara itu, kepemilikan di Marubeni naik menjadi 10,10 persen per 6 Mei 2026 dari 9,32 persen. Kenaikan tersebut membuat seluruh kepemilikan Berkshire di lima raksasa perdagangan Jepang kini sama-sama telah melampaui ambang 10 persen
Selain Sumitomo dan Marubeni, tiga perusahaan lain yang lebih dulu melampaui batas tersebut adalah Mitsubishi Corp., Itochu Corp., dan Mitsui & Co.. Menariknya, batas kepemilikan maksimum 10 persen yang sebelumnya disepakati bersama kini telah dilonggarkan oleh perusahaan-perusahaan Jepang tersebut, sebuah sinyal kuat atas meningkatnya kepercayaan terhadap Berkshire sebagai mitra strategis jangka panjang.
Perubahan ini terjadi tak lama setelah Greg Abel memimpin rapat pemegang saham tahunan sebagai CEO baru. Meski Buffett mulai mundur dari operasional harian, strategi investasi Jepang justru diperluas, bukan dikurangi. Dalam laporan Seeking Alpha, Abel menegaskan investasi tersebut akan dipertahankan dalam jangka sangat panjang.
"Ini adalah kepemilikan permanen jangka panjang yang ditujukan menghasilkan pendapatan dividen kuat selama beberapa dekade," ujar Abel.
Mengutip WisdomTree, Buffett sebelumnya menyebut kinerja investasi Berkshire di perusahaan perdagangan Jepang "bahkan lebih baik dari yang diharapkan" sejak pertama kali masuk ke pasar tersebut pada 2020. Optimisme itu tidak lepas dari karakter bisnis perusahaan-perusahaan Jepang yang dinilai stabil, terdiversifikasi, dan mampu menghasilkan arus kas kuat dalam jangka panjang.
Lima perusahaan yang dibeli Berkshire merupakan bagian dari Sogo Shosha, yakni konglomerasi perdagangan Jepang yang bergerak di berbagai sektor strategis seperti energi, logistik, komoditas, hingga keuangan global. Model bisnisnya kerap dianggap mirip dengan Berkshire karena sama-sama bertumpu pada diversifikasi usaha dan investasi jangka panjang.
Selain potensi kenaikan nilai saham, daya tarik utama lainnya berasal dari dividen yang relatif tinggi. Berdasarkan data Digrin, rata-rata imbal hasil dividen lima perusahaan tersebut berada di kisaran 2,1 hingga 3,4 persen, jauh di atas saham teknologi utama Amerika Serikat.
Sebagai perbandingan, dividend yield Apple hanya sekitar 0,35 hingga 0,40 persen pada awal Mei 2026 menurut Macrotrends, sementara American Express sekitar 1,21 persen. Berkshire sendiri tidak membagikan dividen. Karena membeli saham-saham Jepang itu sejak 2020 pada harga lebih rendah, yield efektif terhadap modal awal kini diperkirakan telah melampaui 5 persen pada beberapa emiten.
Dalam laporan tahunan, Berkshire memperkirakan pendapatan dividen dari Jepang mencapai USD 812 juta atau sekitar Rp 14,09 triliun (kurs Rp 17.360 per dolar AS) pada 2025. Reuters juga mencatat tambahan investasi USD 1,8 miliar atau sekitar Rp 31,24 triliun pada Tokio Marine Holdings.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
