
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membantah bahwa sudah ada kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. (OZAN KOSE / AFP)
JawaPos.com - Menlu Iran Abbas Araghchi telah tiba di Islamabad untuk bertemu dengan para pejabat senior Pakistan. Meski demikian, Juru Bicara Kementerian Luar (Kemlu) Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan, tidak ada rencana pertemuan langsung dengan pihak Amerika Serikat.
Pertemuan tersebut berlangsung di tengah upaya mediasi Pakistan yang terus berlanjut untuk meredakan ketegangan antara Iran dan AS.
Di platform media sosial X, Sabtu, Baqaei mengatakan bahwa pertemuan itu akan dilakukan seiring dengan upaya mediasi dan jasa baik Pakistan yang sedang berlangsung untuk membantu mengakhiri perang agresi oleh Amerika serta memulihkan stabilitas di kawasan.
"Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS. Pandangan Iran akan disampaikan kepada Pakistan," kata Baqaei, dilansir dari Antara, Sabtu (25/4).
Sebelumnya, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, yang juga menantu Presiden AS Donald Trump, akan bertolak ke Pakistan, Sabtu, untuk melakukan pembicaraan dengan perwakilan Iran.
"Saya dapat memastikan bahwa utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner akan ke Pakistan lagi besok pagi untuk terlibat dalam pembicaraan langsung, dimediasi oleh pihak Pakistan yang telah menjadi mediator luar biasa sepanjang proses ini, dengan perwakilan dari delegasi Iran," kata Leavitt kepada Fox News.
Dia menambahkan Wakil Presiden AS J.D. Vance akan tetap berada di AS, meskipun tetap ingin terlibat dalam seluruh proses tersebut.
Pakistan meningkatkan upaya untuk menghidupkan kembali perundingan putaran kedua antara Iran dan AS, Sabtu. Sejumlah sumber menyebutkan pembicaraan dengan Teheran dapat membuka jalan bagi negosiasi lanjutan setelah putaran pertama dialog langsung di Islamabad pada 11–12 April.
Perundingan tersebut berlangsung setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua pekan sejak 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang ditentukan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
