Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 April 2026 | 23.51 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Ngeluh Kurang Tidur

Sanae Takaichi. (Dok. Antara) - Image

Sanae Takaichi. (Dok. Antara)

JawaPos.com - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengeluh bahwa ia kurang tidur, kata seorang politikus senior yang bertemu dengannya pada Kamis, dikutip dari ANTARA.

"Saya ingin tidur sedikit lebih lama," kata perdana menteri berusia 65 tahun itu kepada mantan menteri perdagangan Akira Amari selama pertemuan di kantornya.

Amari juga dikenal sebagai ajudan dekat mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe.

Takaichi baru menjabat PM Jepang selama enam bulan.

Setelah memenangi pemilu pada Oktober 2025, yang menjadikannya PM perempuan pertama Jepang, Takaichi berjanji untuk “bekerja, bekerja, dan bekerja”—sebuah frasa yang menjadi slogan tahun lalu.

Takaichi pindah ke kediaman resmi perdana menteri akhir tahun lalu bersama suaminya. Tempat tinggalnya kini berjarak dekat dari kantor perdana menteri.

Ia mengatakan dalam rapat komite parlemen pada awal April bahwa waktu tidurnya "cukup singkat” karena sibuk dengan pekerjaan rumah tangga dan "sisa waktunya dihabiskan untuk bekerja."

Takaichi juga mengatakan bahwa ia mencoba untuk "membawa pekerjaan ke rumah sebanyak mungkin" karena tinggal di kantor perdana menteri membuat para ajudan dan pengawalnya selalu siaga.

Februari lalu, ia mengeluhkan tentang makanan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore