
Stok Rudal AS Terkuras Akibat Perang Iran, Laporan Ungkap Washington Hadapi Risiko Kekurangan Amunisi
JawaPos.com - Ketegangan militer yang berkepanjangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mulai menunjukkan dampak serius di balik layar. Bukan hanya soal strategi tempur di medan perang, tetapi juga menyangkut daya tahan logistik militer, khususnya ketersediaan amunisi canggih yang menjadi tulang punggung pertahanan modern.
Di tengah situasi tersebut, laporan terbaru CNN (Internasional) mengungkap bahwa persediaan rudal utama militer Amerika Serikat mengalami penyusutan signifikan selama konflik berlangsung. Kondisi ini bahkan memunculkan risiko kekurangan amunisi dalam beberapa tahun kedepan jika terjadi konflik baru.
Mengutip analisis dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) serta sumber internal Pentagon, penggunaan amunisi selama tujuh minggu perang telah menggerus sebagian besar stok senjata strategis AS.
Hampir Setengah Stok Rudal Terkuras
Dalam periode konflik tersebut, militer AS dilaporkan telah menggunakan:
- Sekitar 45 persen stok Precision Strike Missiles
- Lebih dari 50 persen rudal sistem pertahanan THAAD
- Hampir 50 persen rudal interceptor Patriot
Selain itu, sekitar 30 persen rudal Tomahawk, lebih dari 20 persen rudal jarak jauh JASSM, serta sekitar 20 persen rudal SM-3 dan SM-6 juga telah dikeluarkan. Angka-angka ini disebut sejalan dengan data rahasia Pentagon mengenai kondisi stok persenjataan saat ini.
Dalam jangka pendek, Amerika Serikat diperkirakan masih memiliki cukup amunisi untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran jika diperlukan. Namun, dalam jangka menengah, risiko mulai terlihat.
CSIS menilai stok yang tersisa tidak lagi cukup untuk menghadapi kekuatan besar lain seperti China. Pemulihan kapasitas pun diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun.
Salah satu penulis laporan CSIS, Mark Cancian, menegaskan adanya celah kerentanan baru.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
