
Ilustrasi tangkapan layar video jatuhnya helikopter Black Hawk milik AS di Iran. (Aerospace Global News).
JawaPos.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah muncul laporan bahwa Iran menembak jatuh helikopter militer jenis UH-60 Black Hawk milik pasukan khusus AS.
Insiden ini disebut terjadi saat helikopter tersebut menjalankan misi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap pilot jet tempur AS yang sebelumnya dilaporkan jatuh.
Media pemerintah Iran mengklaim helikopter itu menjadi sasaran sistem pertahanan udara saat beroperasi di dekat perbatasan Iran. Helikopter tersebut disebut tengah berupaya mengevakuasi awak dari pesawat tempur AS yang lebih dulu ditembak jatuh.
Namun hingga kini, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan konfirmasi resmi terkait klaim tersebut.
Berdasarkan laporan yang beredar, helikopter UH-60 Black Hawk itu merupakan bagian dari operasi combat search and rescue (CSAR) yang diluncurkan setelah sebuah jet tempur AS jatuh di wilayah Iran.
Sejumlah sumber menyebut jet yang dimaksud adalah F-15E Strike Eagle, yang dilaporkan mengalami insiden di Iran Selatan. Warga setempat bahkan dikabarkan menemukan kursi lontar ACES II ejection seat, mengindikasikan bahwa pilot dan perwira senjata berhasil keluar sebelum pesawat jatuh.
Baca Juga:Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam dari Trump, Enggan Ikut Mediasi di Islamabad Saat Konflik Memanas
Rekaman yang beredar di media Iran memperlihatkan kepulan asap serta aktivitas pesawat dan drone di sekitar lokasi kejadian. Meski begitu, keaslian video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Status Awak Masih Tanda Tanya
Salah satu pertanyaan terbesar dalam insiden ini adalah nasib awak helikopter. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah mereka selamat, tewas, atau ditangkap.
Media Iran mengklaim bahwa upaya penyelamatan gagal dan menyebut kemungkinan adanya pilot AS yang ditangkap.
Di sisi lain, pejabat AS hanya mengonfirmasi bahwa operasi pencarian dan penyelamatan memang sedang berlangsung, tanpa memberikan rincian terkait korban atau status personel.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
