
Gen Randy George, Kepala Staf Angkatan Darat AS, saat mengunjungi barak militer di Honolulu pada November. / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — Dinamika kepemimpinan militer Amerika Serikat (AS) kembali memicu perhatian dunia setelah pejabat tertinggi Angkatan Darat AS dipaksa mengundurkan diri secara mendadak di tengah tekanan politik yang kian menguat dari Pentagon. Keputusan ini tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari rangkaian perombakan besar di tubuh militer yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Jenderal Randy George, yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, secara resmi mengakhiri masa jabatannya lebih cepat dari jadwal. Pengunduran dirinya terjadi setelah Menteri Pertahanan Pete Hegseth dilaporkan meminta agar ia segera pensiun dari posisinya.
Dilansir dari The Guardian, Jumat (3/4/2026), Pentagon mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut berlaku seketika. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan juru bicara Pentagon, Sean Parnell, disebutkan, “Jenderal Randy A. George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, dengan efektif segera. Departemen Perang berterima kasih atas puluhan tahun pengabdiannya kepada negara. Kami mendoakan yang terbaik dalam masa pensiunnya.”
Secara normatif, posisi Kepala Staf Angkatan Darat memiliki masa jabatan empat tahun. George sendiri baru dikonfirmasi oleh Senat pada 2023 setelah dinominasikan oleh Presiden Joe Biden, yang berarti ia seharusnya menjabat hingga 2027. Pengakhiran masa jabatan ini, dengan demikian, menandai intervensi yang tidak biasa dalam struktur komando militer AS.
Sebelum menduduki posisi puncak tersebut, George memiliki rekam jejak panjang di militer, termasuk menjabat sebagai asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan saat itu, Lloyd Austin, pada periode 2021–2022. Lulusan Akademi Militer West Point ini juga terlibat dalam berbagai operasi militer utama, termasuk di Irak dan Afghanistan.
Menariknya, hanya beberapa jam sebelum pengumuman pensiun tersebut, Akademi Militer AS masih membagikan dokumentasi kunjungan George, dengan menyebut ia tengah “berbagi panduan berbasis pengalaman kepada para kadet (calon perwira militer) yang bersiap menjadi pemimpin.” Kontras ini menegaskan bahwa keputusan tersebut terjadi secara tiba-tiba, tanpa sinyal publik sebelumnya.
Namun demikian, pengunduran diri George bukanlah peristiwa tunggal. Laporan AFP menyebutkan bahwa sejumlah perwira tinggi lainnya juga dicopot secara bersamaan, termasuk Jenderal David Hodne dan Mayor Jenderal William Green Jr. Hodne sebelumnya memimpin komando transformasi dan pelatihan Angkatan Darat, sementara Green mengepalai korps rohaniwan militer.
Langkah ini memperkuat pola restrukturisasi agresif yang dilakukan oleh Hegseth sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Sejumlah laporan dari media internasional seperti Reuters dan Bloomberg juga mencatat bahwa lebih dari selusin pejabat tinggi militer telah diberhentikan, termasuk Wakil Kepala Staf Angkatan Udara James Slife dan Kepala Operasi Angkatan Laut Lisa Franchetti.
Di sisi lain, kebijakan tersebut memicu ketegangan internal yang signifikan. Pergantian cepat di level tertinggi militer berpotensi mengganggu stabilitas komando, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, termasuk konflik yang melibatkan Iran.
Kontroversi yang melingkupi Hegseth juga semakin memperumit situasi. Ia disebut-sebut menghadapi berbagai tuduhan serius, termasuk dugaan kejahatan perang di kawasan Karibia serta laporan inspektur jenderal yang menuding adanya kesalahan dalam pengelolaan intelijen militer rahasia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
