Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Maret 2026 | 23.45 WIB

Lebih dari 100 Ribu Pasien Antre Operasi Akibat Blokade Energi di Kuba oleh AS

Ilustrasi pembedahan di kamar operasi sebuah rumah sakit. (Pixabay)

JawaPos.com - Wakil Perdana Menteri (PM) Kuba Oscar Perez-Oliva, mengatakan Blokade energi terhadap Kuba berdampak negatif terhadap layanan kesehatan di negara tersebut. Akibatnya,lebih dari 100.000 warga Kuba, termasuk anak-anak, saat ini menunggu operasi di rumah sakit.

"Menurut sistem layanan kesehatan, lebih dari 100.000 orang mengantre untuk dioperasi dan lebih dari 11.000 di antaranya adalah anak-anak," kata Fraga, dilansir dari Antara, Senin (30/3).

PM Kuba mengatakan krisis energi telah berdampak ke semua sektor kehidupan masyarakat. Khususnya, pemadaman listrik yang terjadi setiap hari telah berdampak negatif terhadap sistem produksi, transportasi, dan penyimpanan makanan. Sementara itu, kelangkaan bahan bakar telah membuat sistem penyediaan air tidak berfungsi secara normal, katanya.

Pada Januari lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif agar Washington mengenakan tarif produk impor dari negara-negara yang menjual atau memasok minyak ke Kuba.

Trump juga mengumumkan status keadaan darurat, dengan alasan adanya ancaman terhadap keamanan nasional yang diduga berasal dari Havana.

Pemerintah Kuba menuduh AS berupaya menghambat perekonomian negara Karibia tersebut dan membuat kondisi kehidupan penduduknya tak tertahankan.

Pekan lalu Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengkonfirmasi bahwa Havana sedang dalam perundingan dengan Washington untuk menyelesaikan perbedaan di antara keduanya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore