Ilustrasi pembedahan di kamar operasi sebuah rumah sakit. (Pixabay)
JawaPos.com - Wakil Perdana Menteri (PM) Kuba Oscar Perez-Oliva, mengatakan Blokade energi terhadap Kuba berdampak negatif terhadap layanan kesehatan di negara tersebut. Akibatnya,lebih dari 100.000 warga Kuba, termasuk anak-anak, saat ini menunggu operasi di rumah sakit.
"Menurut sistem layanan kesehatan, lebih dari 100.000 orang mengantre untuk dioperasi dan lebih dari 11.000 di antaranya adalah anak-anak," kata Fraga, dilansir dari Antara, Senin (30/3).
PM Kuba mengatakan krisis energi telah berdampak ke semua sektor kehidupan masyarakat. Khususnya, pemadaman listrik yang terjadi setiap hari telah berdampak negatif terhadap sistem produksi, transportasi, dan penyimpanan makanan. Sementara itu, kelangkaan bahan bakar telah membuat sistem penyediaan air tidak berfungsi secara normal, katanya.
Pada Januari lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif agar Washington mengenakan tarif produk impor dari negara-negara yang menjual atau memasok minyak ke Kuba.
Trump juga mengumumkan status keadaan darurat, dengan alasan adanya ancaman terhadap keamanan nasional yang diduga berasal dari Havana.
Pemerintah Kuba menuduh AS berupaya menghambat perekonomian negara Karibia tersebut dan membuat kondisi kehidupan penduduknya tak tertahankan.
Pekan lalu Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengkonfirmasi bahwa Havana sedang dalam perundingan dengan Washington untuk menyelesaikan perbedaan di antara keduanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
