
Ilustrasi Iran kembali luncurkan serangan rudal terbaru. (Euronews).
JawaPos.com - Iran tetap kuat meski dibombardir AS-Israel melalui serangan udara. Atas kondisi ini, desakan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melancarkan serangan darat ke Iran semakin besar. .
AS sendiri sudah mempertimbangkan serangan darat ini jauh sebelum menyerang Iran pada 28 Februari.
Serangan darat ini tadinya diawali dengan membangun koalisi bersama kaum minoritas di Iran (khususnya Kurdi), seperti saat AS menyerang Afghanistan pada 2001 dan Irak pada 2003.
Jika di Afghanistan mereka beraliansi dengan minoritas Tajik, Hazara, dan Uzbek, maka di Irak mereka beraliansi dengan Kurdi.
Kurdi adalah kaum minoritas di Turki, Irak, Iran, dan Suriah. Mereka menjadi elemen vital dalam mengeliminasi ISIS di Irak dan Suriah.
Tapi sekarang Kurdi menolak tawaran aliansi itu karena tak ingin mengalami lagi "habis manis sepah dibuang" setelah membantu AS melenyapkan ISIS dan Bashar al Assad di Suriah, tapi kemudian dipinggirkan karena AS tak mau mengganggu hubungan dengan Turki.
Turki yang sensitif dengan solidaritas Kurdi diyakini memang akan menentang pendekatan AS ke Kurdi Iran, karena bisa mengeraskan separatisme Kurdi di bagian tenggara Turki.
Kemudian ada opsi beraliansi dengan minoritas Baluch di Provinsi Sistan dan Baluchistan di Iran Selatan, tapi Pakistan yang berbatasan dengan provinsi ini menentang opsi tersebut.
Kurdi dan Baluch adalah di antara minoritas Iran yang umumnya Sunni, sehingga berbeda dengan mayoritas Parsi yang Syiah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
