
Ilustrasi Selat Hormuz, yang memainkan peran penting dalam perang di Timur Tengah antara Iran melawan AS-Israel. (Naeblys-stock.adobe.co via Iloydslist)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis (26/3) menyatakan bahwa Iran telah memberikan izin kepada 10 kapal tanker minyak untuk melintasi Selat Hormuz. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk “hadiah” bagi AS.
Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya laporan mengenai adanya komunikasi tidak langsung antara Washington dan Teheran. Trump mengatakan, keputusan Iran tersebut menjadi indikasi bahwa AS tengah menjalani negosiasi yang cukup serius dengan pihak Iran.
Dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Trump mengungkapkan keyakinannya terhadap proses tersebut. “Sepertinya kami sedang berurusan dengan orang yang tepat,” ujarnya, meski ia tidak menjelaskan secara rinci pihak yang terlibat dalam pembicaraan itu.
Ia juga mengutip pernyataan dari pihak Iran yang menyebut langkah itu sebagai bukti keseriusan mereka.
“Mereka berkata, 'Untuk menunjukkan fakta kepada kalian bahwa kami nyata dan solid serta benar-benar hadir, kami akan memberi kalian delapan kapal minyak, delapan kapal, delapan kapal minyak besar. Mereka benar dan mereka nyata,'” kata Trump seperti dikutip dari Antara, Jumat (27/3).
Menurutnya, Iran bahkan menambahkan dua kapal lagi sebagai bentuk permintaan maaf atas pernyataan sebelumnya.
Trump turut memberi sinyal bahwa penguasaan terhadap pasokan minyak Iran bisa menjadi salah satu opsi kebijakan. “Maksud saya, saya tidak akan membicarakannya, tetapi itu adalah sebuah opsi,” ujarnya.
Selain itu, Trump juga mengklaim bahwa operasi penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada 3 Januari telah menghasilkan keuntungan besar bagi AS, yang ia sebut mencapai “miliaran dan miliaran dolar.”
Di sisi lain, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, menyampaikan bahwa komunikasi tidak langsung antara AS dan Iran berlangsung melalui pesan yang disalurkan oleh Pakistan.
Sebelumnya, konflik memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara besar ke Iran pada 28 Februari. Situasi ini berdampak pada terganggunya distribusi global serta memicu lonjakan harga minyak dunia dan ketidakstabilan ekonomi global.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
