Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Maret 2026, 20.17 WIB

Paus Leo XIV Sebut Perang Timur Tengah sebagai Skandal Kemanusiaan, Desak Gencatan Senjata Secepatnya

Paus Leo XIV desak gencatan senjata di Timur Tengah, sebut perang skandal kemanusiaan, dan minta dunia tempuh jalur damai. (Vatican News) - Image

Paus Leo XIV desak gencatan senjata di Timur Tengah, sebut perang skandal kemanusiaan, dan minta dunia tempuh jalur damai. (Vatican News)

JawaPos.com - Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Leo XIV, kembali melontarkan seruan keras terkait konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Dalam doa Angelus mingguan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, ia mendesak gencatan senjata segera, sembari menyebut penderitaan akibat perang sebagai 'skandal bagi seluruh keluarga manusia'.

Paus Leo mengaku mengikuti perkembangan konflik di kawasan tersebut dengan 'keprihatinan mendalam', terutama saat perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kini telah memasuki pekan keempat.

“Kita tidak bisa tetap diam di hadapan penderitaan begitu banyak orang, korban tak berdaya dari konflik ini,” ujar Paus Leo XIV.

Ia menegaskan bahwa penderitaan korban perang bukan hanya milik satu bangsa, tetapi menjadi luka bagi seluruh umat manusia.

“Apa yang menyakiti mereka, menyakiti seluruh kemanusiaan,” katanya.

Dalam pernyataannya, Paus juga memperbarui seruan agar dunia tidak berhenti berdoa demi terciptanya perdamaian.

“Saya dengan tegas memperbarui seruan agar kita tekun dalam doa, sehingga permusuhan dapat berhenti dan jalan menuju perdamaian akhirnya terbuka,” lanjutnya.

Dalam beberapa hari terakhir, Paus Leo yang dikenal diplomatis mulai meningkatkan tekanan moral terhadap para pemimpin dunia agar segera mengakhiri konflik Iran. Sikap ini juga diperkuat oleh diplomat tertinggi Vatikan.

Pada Rabu lalu, Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin secara terbuka meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk segera mengakhiri perang yang kian meluas. Ia juga menyinggung Israel agar menghentikan serangan ke Lebanon.

“Saya akan mengatakan: akhiri secepat mungkin… dan biarkan Lebanon tenang,” kata Parolin dalam pernyataan yang dinilai tidak biasa karena langsung menyasar pemimpin negara.

“Pesan ini juga ditujukan kepada pihak Israel,” tambahnya saat berbicara kepada wartawan di parlemen Italia.

Parolin mengaku khawatir konflik akan terus meluas dan memperburuk situasi global. Ia pun menyerukan kepada para pemimpin dunia agar menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi dan dialog damai.

Secara tradisional, diplomasi Vatikan dikenal lebih memilih bekerja di balik layar dan jarang mengeluarkan seruan langsung kepada pemimpin negara. Namun, meningkatnya eskalasi konflik tampaknya mendorong perubahan pendekatan tersebut.

Seruan Paus Leo XIV dan Vatikan menambah tekanan internasional di tengah meningkatnya korban sipil dan kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore