
Pasukan keamanan Israel menghadapi para pengunjuk rasa asal Palestina di lapangan tempat Masjid Al Aqsa berada, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (15/4). Ammar Awad/Reuters/Antara
JawaPos.com - Sudah 16 hari Otoritas penjajah Israel menutup kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Penutupan itu masih berlanjut dengan mencegat masuk jamaah Muslim Palestina untuk beribadah di situs suci tersebut.
Dilansir dari Antara, Senin (16/3), Rezim Zionis dukungan Amerika Serikat ini berdalih bahwa penutupan tersebut dilakukan karena alasan keamanan terkait perang AS-Israel terhadap Iran yang masih berlangsung.
Akibat penutupan Masjid Al-Asqa yang terus berlanjut selama beberapa hari terakhir bulan suci Ramadhan itu, salat tarwih dan i'tikaf dilarang dilakukan di dalam masjid tersebut. Ini baru pertama kali terjadi sejak pendudukan Yerusalem pada 1967.
Pemerintah Kegubernuran Yerusalem memperingatkan eskalasi hasutan berbahaya yang dipimpin organisasi ekstremis Bukit Bait Suci terhadap Masjid Al-Aqsa, di tengah penutupan yang sedang berlangsung.
Pihak kegubernuran menekankan bahwa apa yang terjadi tidak dapat dianggap sebagai tindakan keamanan sementara, seperti yang diklaim otoritas penjajah, tetapi lebih merupakan agenda politik dan ideologis yang bertujuan untuk mengubah status quo keagamaan, sejarah, dan hukum yang ada di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
