
Duta Besar Iran untuk Republik Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan sambutan saat doa bersama atas meninggalnya Ayatullah Seyyed Ali Khamenei di Kedutaan Besar Orang, Jakarta, Kamis (05/03/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Iran menegaskan akan terus memerangi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Mereka bertekad memberikan pelajaran kepada kedua negara tersebut pasca serangan yang dilakukan sejak akhir Februari lalu. Dalam serangan tersebut, pemimpin agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia bersama beberapa keluarganya.
Menurut Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi sampai hari ini (14/3), serangan masih terus terjadi. AS bersama Israel terus menarget beberapa lokasi di Iran. Bahkan, Boroujerdi menyebut, kedua negara itu tidak segan menjatuhkan bom di rumah-rumah warga dan berbagai fasilitas sipil lainnya.
”Update terakhir adalah musuh imperialis (AS) dan musuh zionis (Israel) masih terus melakukan serangan dan menargetkan rumah-rumah masyarakat, fasilitas sipil, dan berbagai tempat yang berhubungan dengan masyarakat banyak,” kata dia saat diwawancarai di kediaman pribadinya pada Sabtu malam (14/3).
Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari ke-25: Panduan Waktu Ibadah untuk 15 Maret 2026 di Wilayah Jakarta
Boroujerdi menegaskan bahwa negaranya tidak akan mundur untuk terus melawan dan memerangi AS maupun Israel. Dia menyebut, saat ini Iran tidak akan lagi berkompromi dengan kedua negara tersebut. Dengan suksesi kepemimpinan pasca berpulangnya Khamenei, Iran bertekad memberikan pelajaran kepada AS dan Israel.
”Agenda kami adalah terus melawan, terus melancarkan perlawanan dan kami tidak akan kompromi dengan pihak musuh. Pihak musuh harus sekali dalam sejarah diberikan pelajaran agar belajar dari perkembangan yang terjadi, dan kelihatannya kami masih jauh dari sisi tersebut,” ucap dia.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Hosseini Khamenei mengeluarkan ancaman keras terhadap AS dan Israel dalam pernyataan publik pertamanya sejak kematian ayahnya, Ali Khamenei.
Dalam pesan yang disiarkan oleh media pemerintah Iran pada Kamis (12/3) waktu setempat, Mojtaba Khamenei bersumpah akan membalas kematian ayahnya serta anggota keluarganya yang tewas dalam serangan gabungan AS–Israel. Menariknya, dia tidak muncul secara langsung di televisi; pidatonya hanya dibacakan oleh penyiar negara.
”Kami tidak akan pernah mundur dan bersumpah membalas darah para martir kami,” kata Mojtaba Khamenei dalam pernyataan tertulis tersebut.
”Balas dendam kami tidak akan pernah berakhir, bukan hanya untuk pemimpin tertinggi yang telah wafat, tetapi juga untuk darah seluruh martir kami. Mereka yang membunuh anak-anak kami akan membayar harganya,” lanjut pernyataan keras Mojtaba Khamenei.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
