Ilustrasi amunisi milik Irak. Thaier Al-Sudani/Reuters/Antara
JawaPos.com - Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani mengatakan tidak akan mengizinkan pihak mana pun atau siapa pun menggunakan wilayahnya sebagai basis serangan terhadap Iran. Hal itu dikatakan Sudani, saat melakukan percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Rabu (11/3).
Namun, Sudani menekankan bahwa menargetkan wilayah Irak merupakan pelanggaran kedaulatan, dan melemahkan upaya Baghdad untuk mengakhiri perang dan kembali berdialog, meskipun Irak berkomitmen terhadap keamanan dan kedaulatan Iran, menurut pernyataan kantornya di X.
Dia juga menyatakan “penolakan dan kecaman Irak terhadap perang tidak adil yang menargetkan Iran, menekankan keprihatinan negaranya terhadap keamanan dan perdamaian di kawasan dan masyarakat persaudaraannya.”
Sudani mengatakan Irak siap melakukan upaya untuk mengakhiri perang dan kembali ke “logika dialog dan solusi damai, jauh dari bahasa kekerasan yang mengancam keamanan dan stabilitas regional dan internasional.”
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, dan sejak itu telah menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, yang merupakan pemimpin tertinggi, serta lebih dari 150 siswi.
Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang merupakan rumah bagi aset militer AS, sehingga mengganggu pasar global dan membuat harga energi melonjak.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
