Menlu Tiongkok, Wang Yi. (Asia Nikkei News)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi melakukan panggilan telepon dengan empat menlu dari negara-negara Islam yaitu Kuwait, Bahrain, Pakistan dan Qatar. Hal itu dilakukan untuk membicarakan perkembangan kondisi Timur Tengah.
Dalam pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Kuwait Sheikh Jarrah Jaber Al-Ahmad Al-Sabah pada Senin (9/3), Wang Yi mengatakan pihaknya menghargai seruan konsisten negara-negara Teluk untuk dialog dan negosiasi.
"Tiongkok akan terus berupaya untuk perdamaian, dan utusan khusus Tiongkok untuk masalah Timur Tengah telah berangkat ke wilayah tersebut untuk melakukan mediasi dan akan memperkuat komunikasi dan pertukaran dengan Kuwait dan negara-negara lain," kata Wang Yi dalam keterangan tertulis di laman Kementerian Luar Negeri Tiongkok, dilansir dari ANTARA, Kamis (12/3).
AS dan Israel, sebut Wang Yi, melancarkan serangan militer terhadap Iran saat negosiasi Iran-AS masih berlangsung dan tanpa otorisasi dari PBB, sehingga merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.
Pada saat yang sama, kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial negara-negara Teluk juga harus dihormati sepenuhnya, dan setiap serangan terhadap warga sipil yang tidak bersalah dan target non-militer patut dikutuk.
Sedangkan Menlu Sheikh Jarrah menjelaskan soal perkembangan terkini situasi regional, menyatakan bahwa Kuwait bukanlah pihak yang terlibat dalam perang, tetapi tetap terdampak oleh kobaran api perang.
"Negara-negara Teluk termasuk Kuwait tetap berkomitmen untuk menyelesaikan perselisihan melalui dialog sambil tetap mempertahankan hak mereka yang sah untuk membela diri. Kuwait sangat menghargai posisi dan upaya yang telah dilakukan Tiongkok, dan siap untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Tiongkok untuk bersama-sama mendorong pemulihan keamanan dan stabilitas di kawasan," kata Sheikh Jarrah.
Dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani pada Senin (9/3), Wang Yi mengatakan Tiongkok sangat khawatir dengan situasi di kawasan Teluk telah meningkat tajam akhir-akhir ini, termasuk keamanan Bahrain.
"Sebagai mitra strategis negara-negara Teluk dan negara besar yang bertanggung jawab, Tiongkok telah aktif mempromosikan perdamaian dan menghentikan perang. Jalan keluar dari kebuntuan terletak pada kembalinya dialog dan negosiasi secepatnya untuk berupaya memulihkan perdamaian," kata Wang Yi.
Sementara Menlu Al Zayani menjelaskan bahwa Bahrain selalu berkomitmen pada perdamaian dan tidak akan menjadi sasaran serangan ilegal.
"Bahrain siap bekerja sama dengan negara-negara Teluk lainnya untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Tiongkok di platform bilateral dan multilateral termasuk PBB, untuk mencapai perdamaian dan stabilitas regional sesegera mungkin," ungkap Al Zayani.
Kemudian dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar pada Selasa (10/3), Wang Yi mengatakan bahwa Tiongkok tidak menyetujui serangan terhadap negara-negara Teluk dan mengutuk semua serangan terhadap fasilitas sipil dan warga sipil yang tidak bersalah.
"Tiongkok menghargai upaya mediasi Pakistan untuk meredakan ketegangan regional dan siap untuk mempertahankan koordinasi dan kerja sama multilateral dan bilateral dengan Pakistan, mendukung Pakistan dalam terus memainkan peran konstruktif, dan bersama-sama berupaya untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut secepatnya," kata Wang Yi.
Sementara Menlu Ishaq Dar menjelaskan soal posisi Pakistan terkait situasi di Iran dan mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menyelesaikan krisis saat ini melalui negosiasi damai.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
