
Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/David Becker/Files)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan konflik bersenjata dengan Iran diperkirakan akan berakhir dalam waktu dekat. Ia menyebut perang yang telah berlangsung sekitar 10 hari terakhir itu sebagai sebuah 'short-term excursion' atau operasi militer jangka pendek.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berbicara kepada media di Doral, Florida, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target strategis di Iran.
Mengutip Al-Jazeera, Trump mengklaim bahwa sejak konflik dimulai pada 28 Februari, hari ketika Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas, pasukan Amerika Serikat bersama Israel telah menyerang sekitar 5.000 target di wilayah Iran.
Menurut Trump, operasi militer tersebut ditujukan untuk melumpuhkan kemampuan militer Iran, termasuk fasilitas yang berkaitan dengan program drone dan rudal.
"Mulai hari ini, kita tahu semua tempat mereka memproduksi drone, dan mereka sedang dihantam satu demi satu," kata Trump kepada wartawan.
Ia juga menegaskan bahwa kemampuan persenjataan Iran kini telah jauh melemah.
“Missile capability mereka sekarang hanya sekitar 10 persen, mungkin bahkan lebih rendah,” ujarnya.
Trump: Perang Akan Segera Berakhir
Meski operasi militer masih berlangsung, Trump optimistis konflik tersebut tidak akan berlangsung lama. Ia menyebut perang ini sebagai langkah yang dianggap perlu oleh Washington.
Saat berbicara di hadapan para anggota Partai Republik di klub golf miliknya di Doral, Trump menyebut operasi militer tersebut sebagai sebuah misi terbatas.
"Kami melakukan sedikit perjalanan karena kami merasa harus melakukan itu untuk menyingkirkan beberapa orang. Kami sudah menang dalam banyak hal, tetapi kami belum menang cukup," kata Trump.
Ia menambahkan bahwa serangan akan tetap berlanjut sampai musuh benar-benar dikalahkan.
Trump juga menyampaikan keyakinannya bahwa perang ini akan berakhir 'very soon' atau sangat cepat.
Ancaman Serangan Lebih Besar
Meski memprediksi konflik akan segera selesai, Trump tetap memperingatkan Iran agar tidak mengganggu jalur pelayaran internasional, khususnya di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur pengiriman minyak paling vital di dunia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
