Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Maret 2026, 06.09 WIB

Teheran Kehilangan Kepercayaan pada AS Usai Serangan ke Iran di Tengah Perundingan

Serangan udara Israel menyerang infrastruktur energi Iran. (Al-Jazeera) - Image

Serangan udara Israel menyerang infrastruktur energi Iran. (Al-Jazeera)

JawaPos.com - Pemerintah Iran menyatakan tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap diplomasi dengan Amerika Serikat, setelah serangkaian serangan yang terjadi di tengah proses perundingan antara kedua negara.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Kedutaan Besar Iran di Indonesia, Teheran menilai serangan yang terjadi sejak akhir Februari 2026 menunjukkan kembali kegagalan upaya diplomasi antara kedua pihak.

Menurut Iran, serangan tersebut menjadi kali ketiga Amerika Serikat dianggap melanggar proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Iran tidak lagi memiliki kepercayaan untuk melanjutkan diplomasi dengan Amerika Serikat,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Iran.

Teheran menyebut pelanggaran pertama terjadi pada 2018 ketika Amerika Serikat menarik diri secara sepihak dari kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Pelanggaran kedua, menurut Iran, terjadi pada Juni 2025 ketika serangan dilakukan di tengah proses perundingan sebelum putaran keenam negosiasi antara kedua negara.

Sementara pelanggaran ketiga disebut terjadi pada 28 Februari 2026, ketika serangan kembali terjadi setelah putaran kedua perundingan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat.

Iran menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap jalur diplomasi yang sebelumnya ditempuh untuk meredakan ketegangan.

Meski demikian, Iran menegaskan tetap berkomitmen terhadap stabilitas kawasan, namun tidak akan ragu mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya.

“Iran senantiasa berkomitmen pada perdamaian berkelanjutan di kawasan, namun dalam membela kehormatan dan kedaulatan kami tidak akan pernah ragu,” demikian pernyataan tersebut.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait pernyataan Iran mengenai penghentian kepercayaan terhadap jalur diplomasi tersebut.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore