Kapal perang AS USS John McCain yang disebut Tiongkok telah memasuki Laut China Selatan (USA Today)
JawaPos.com - Pemerintah Tiongkok angkat bicara terkait masih memanasnya antara Amerika Serikat dan Iran. Tiongkok berharap agar Amerika Serikat dan Iran sama-sama menahan diri dan mengupayakan negosiasi nuklir dibanding aksi militer.
"China mengamati perkembangan ini dengan saksama. Kami berharap berbagai pihak akan menahan diri dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning, dilansir dari Antara, Rabu (25/2).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan, negaranya sedang menyusun draf tentang kemungkinan kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS).
Putaran kedua perundingan nuklir Iran-AS berlangsung di Jenewa pada 17 Februari dengan dimediasi Oman. Putaran selanjutnya akan digelar di Jenewa pada 26 Februari 2026.
Putaran baru perundingan itu berlangsung di tengah peningkatan kekuatan militer AS yang belum pernah terjadi sebelumnya di Teluk Persia serta rangkaian latihan militer oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam beberapa hari terakhir.
"Eskalasi ketegangan di Timur Tengah tidak menguntungkan pihak mana pun," tambah Mao Ning.
Sedangkan AS, menurut Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, membuka semua opsi dalam pendekatannya terhadap Iran baik diplomasi tapi juga siap dengan rencana darurat jika Iran menolak mencapai kesepakatan.
Hegseth menekankan bahwa pihaknya bertugas untuk menyediakan berbagai opsi, termasuk memiliki opsi bagi Presiden Trump jika Iran memutuskan untuk menolak kesepakatan.
Ketika ditanya apakah serangan militer masih dipertimbangkan, Hegseth menjawab bahwa “semuanya masih menjadi opsi.”
Presiden AS Donald Trump melalui media sosial menegaskan bahwa keputusan apa pun terkait tindakan militer pada akhirnya berada di tangannya.
“Saya yang membuat keputusan, saya lebih memilih ada kesepakatan daripada tidak, tetapi jika kita tidak mencapai kesepakatan, itu akan menjadi hari yang sangat buruk bagi negara itu dan, sangat disayangkan, bagi rakyatnya, karena mereka hebat dan luar biasa, dan hal seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi pada mereka,” ucap Trump.
Laporan The New York Times menyebutkan bahwa pesawat pembom siluman B-2 dan sejumlah pesawat tempur AS lainnya berada pada tingkat kesiapsiagaan lebih tinggi dari biasanya. Pentagon juga memperkuat aset militer di kawasan tersebut.
Gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln bersama sejumlah kapal pengawal berpeluru kendali Tomahawk menjadi bagian dari belasan kapal AS yang beroperasi di Laut Arab, Teluk Persia, Laut Merah, dan wilayah timur Laut Mediterania. Jet tempur F-35, F/A-18, dan F-15E juga dikerahkan untuk memperkuat jangkauan serang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
