Kecelakaan maut melibatkan turis asal Indonesia di Singapura. (SGRV).
JawaPos.com - Jenazah anak perempuan asal Indonesia berusia enam tahun yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di kawasan Chinatown, Singapura, telah dipulangkan ke Tanah Air pada Minggu, 8 Februari 2026.
Pemulangan dilakukan setelah pihak keluarga menyelesaikan seluruh proses administratif di Singapura.
Harian Shin Min Daily News melaporkan, keluarga korban mengambil jenazah anak tersebut dari ruang jenazah Singapore General Hospital (SGH) pada Sabtu, 7 Februari, sekitar pukul 14.15 waktu setempat, sehari setelah insiden tragis itu terjadi.
Suasana duka mendalam menyelimuti rumah sakit saat prosesi berlangsung.
Tangisan keluarga yang datang dari Indonesia terdengar pecah di ruang jenazah.
Seorang perempuan lanjut usia dilaporkan tak kuasa menahan emosi ketika melihat jasad korban, hingga harus bersandar pada bahu kerabat lainnya. Sang ayah pun tampak terpukul hebat. Ia dilaporkan sempat jatuh tersungkur, menundukkan kepala dengan air mata yang terus mengalir.
Tragedi tersebut terjadi pada Jumat pagi, 6 Februari, di South Bridge Road, dekat Buddha Tooth Relic Temple. Pada saat kejadian, sang ayah terlihat meminta pertolongan sambil menggendong putrinya yang terluka parah di lokasi kecelakaan.
Di dekat mereka, ibu korban ditemukan tergeletak di jalan dan kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, ibu korban masih menjalani perawatan dan tidak hadir saat pengambilan jenazah.
Jenazah korban kemudian diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Singapore Airlines pada Minggu pagi. Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura memastikan pendampingan penuh kepada keluarga sejak malam kejadian.
Seorang juru bicara KBRI Singapura menyatakan bahwa staf kedutaan telah mengunjungi keluarga korban di SGH dan bertemu langsung dengan ayah korban untuk memberikan bantuan yang diperlukan.
KBRI juga terus memfasilitasi komunikasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan seluruh proses administratif, khususnya pemulangan jenazah, berjalan lancar.
Sementara itu, Kepolisian Singapura mengonfirmasi bahwa pengemudi mobil, seorang perempuan berusia 38 tahun, telah ditangkap atas dugaan mengemudi tanpa kehati-hatian hingga menyebabkan kematian.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi perhatian publik lintas negara terkait keselamatan pejalan kaki di kawasan wisata yang padat aktivitas.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
