Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim Saat Pidato (thestar.com)
JawaPos.com - Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim akhirnya angkat bicara terkait namanya yang dicatut dalam dokumen terbaru yang berkaitan dengan mendiang terpidana kasus perdagangan seksual asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein.
Melalui pernyataan resminya di media sosial, Anwar Ibrahim dengan tegas membantah adanya keterlibatan maupun hubungan pribadi dengan sosok kontroversial itu.
Sebagaimana dilansir dari New Straits Times (1/2), isu itu bermula ketika dokumen surat elektronik (e-mail) yang melibatkan Jeffrey Epstein dirilis ke publik. Dalam sebuah korespondensi tertanggal 21 Februari 2012, seorang pengirim yang identitasnya disamarkan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengklaim memiliki kedekatan dengan Anwar Ibrahim.
Pengirim tersebut menuliskan niatnya untuk mengatur pertemuan pribadi antara Anwar dan Epstein. Dalam e-mail yang dipublikasikan terdapat informasi yang menyebut bahwa jika Anwar Ibrahim berhasil menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia, perusahaan keuangan raksasa JP Morgan diprediksi akan mendapat sejumlah keuntungan.
"Haruskah kita mengatur pertemuan pribadi untuk JES (Jeffrey Epstein) dengan Anwar Ibrahim? Jika dia menjadi Perdana Menteri Malaysia, dia akan melakukan pembersihan dan itu bisa menjadi 'tambang emas' bagi JPM (JP Morgan),” tulis e-mail itu.
Sang pengirim pesan juga mengklaim bahwa dirinya memiliki hubungan yang baik dengan PM Malaysia kesepuluh itu.
"Saya mengenal Anwar dengan baik, selalu menjalin hubungan dekat dengannya selama bertahun-tahun meskipun semua orang mengatakan dia sudah habis dan tidak akan pernah bisa kembali. Sekarang situasinya tampak berbeda," tulis pesan itu dalam dokumen yang beredar di X.
Klarifikasi PM Malaysia Anwar Ibrahim soal kasus Epstein Files (@anwaribrahim/X)
Menanggapi kegaduhan di dunia maya, Anwar Ibrahim memberikan klarifikasi melalui unggahan di akun media sosial resminya saat sedang berada di Johor Bahru.
Anwar mengaku baru mengetahui bahwa ada orang luar yang mencoba menjual namanya kepada Epstein lebih dari satu dekade silam. Alih-alih merasa terganggu dengan pemberitaan itu, Anwar tampak menanggapinya dengan nada santai.
"Alhamdulillah, sudah belasan tahun berlalu seperti yang terlihat dari tanggal e-mail itu. Saya tidak memiliki hubungan apa pun dengan siapa pun dalam pertukaran e-mail itu, terutama Epstein," tulis Anwar dengan simbol wajah mual.
Anwar menegaskan bahwa namanya dicatut tanpa sepengetahuan maupun persetujuannya. Sang Perdana Menteri merasa perlu meluruskan hal itu agar tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat, mengingat rekam jejak kriminal Jeffrey Epstein yang bukan kaleng-kaleng.
"Baru hari ini saya tahu ada pihak luar yang ingin bertemu dan telah mengutip nama saya dalam e-mail yang terkait dengan kasus Epstein," tulis Anwar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022