
Ilustrasi Group of Seven selama KTT G-7 di gedung Dewan Eropa di Brussel.
JawaPos.com - Iran mengecam pernyataan negara-negara G7 tentang kesiapan mereka menjatuhkan sanksi baru terkait aksi protes yang melanda negara itu.
Kecaman itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran dalam pernyataan yang diunggah di Telegram, seperti dikutip RIA Novosti pada Sabtu (17/1).
Sebelumnya, G7 menyatakan siap memberlakukan pembatasan tambahan jika pemerintah Iran menentang aksi protes.
Kelompok negara itu menyampaikan keprihatinan atas situasi di Iran dan menyerukan agar Teheran menahan diri.
"Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pernyataan negara-negara G7 yang merupakan bentuk campur tangan langsung dalam urusan dalam negeri Republik Islam Iran," kata Kemlu Iran.
Teheran menilai pernyataan tersebut sebagai "bukti nyata sikap palsu dan munafik" G7, yang dipimpin Amerika Serikat, dalam isu hak asasi manusia, kata kementerian itu.
Gelombang protes melanda Iran pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran terhadap meningkatnya inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial.
Sejak 8 Januari, menyusul seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, aksi tersebut semakin intensif. Pada hari yang sama, akses internet di negara itu diblokir.
Di sejumlah kota, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika demonstran meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah. Ada laporan soal korban di kalangan aparat keamanan dan demonstran.
Pada akhir Desember, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika negara itu berusaha melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklir.
Trump kemudian mengancam akan melancarkan serangan besar ke Iran jika pengunjuk rasa terbunuh. Ia juga berjanji mendukung rakyat Iran jika diperlukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
Madura United Bidik 3 Poin di Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Wajib Waspada
Tavares Janji Persebaya Tampil Trengginas Lawan Madura United Demi Dongkrak Klasemen
Prediksi Skor Lens vs Paris FC di Liga Prancis: Les Parisiens Kejar Puncak
Prediksi Skor Barcelona vs Real Madrid 26 Oktober 2026: El Clasico Sengit!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022