
Wapres Venezuela Delcy Rodriguez. (Leonardo Fernandez Viloria/Reuters)
JawaPos.com-Pasca penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores oleh Amerika Serikat, Wapres Venezuela Delcy Rodriguez menuntut pembebasan segera keduanya. Bahkan, Rodriguez menyindir aksi militer AS sebagai penculikan yang brutal.
Rodríguez menyampaikan tuntutan tersebut hanya beberapa jam setelah Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dalam operasi yang dilakukan Amerika Serikat di Caracas dan sejumlah wilayah lain di Venezuela.
Pemerintah Amerika Serikat membenarkan operasi tersebut dengan menuding Maduro, Flores, serta sejumlah tokoh publik Venezuela lainnya terlibat dalam terorisme narkoba, perdagangan narkotika, dan berbagai tindak kejahatan lain. Tuduhan tersebut secara tegas dibantah oleh pemerintah Venezuela.
Tak hanya menuntut pembebasan Maduro, Rodriguez pun menegaskan bahwa Maduro merupakan satu-satunya presiden Venezuela. “Kami menuntut pembebasan segera Presiden Nicolás Maduro dan istrinya Cilia Flores. (Maduro) satu-satunya Presiden Venezuela,” ujar Rodriguez pada sidang Dewan Pertahanan Nasional yang disiarkan televisi pemerintah VTV.
Didampingi pejabat tinggi negara lainnya, Rodriguez menyebut penangkapan tersebut sebagai tindakan penculikan. Ia menilai operasi AS itu merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan menuduh pasukan Amerika telah menyerang secara brutal kedaulatan wilayah Venezuela.
Rodriguez juga mengumumkan bahwa pemerintah akan mengeluarkan dekrit penetapan keadaan darurat eksternal, yang selanjutnya akan diajukan ke Mahkamah Agung untuk mendapatkan pengesahan. Ia mengajak masyarakat bersiap membela negara, meski tidak merinci langkah-langkah yang dimaksud.
“Kami menyerukan pembelaan kehidupan. Tidak seorang pun warga Venezuela, baik pria maupun wanita, boleh berdiam diri, karena para ekstremis yang telah memprovokasi agresi bersenjata ini terhadap negara kita akan dihukum oleh sejarah dan keadilan,” kata Rodriguez.
Tak hanya itu, Rodríguez turut meminta dukungan dari negara-negara Amerika Latin. Tak lupa ia mengimbau agar rakyat Venezuela tetap solid lantaran apa yang dilakukan pada Venezuela bisa dilakukan kepada siapapun. (*)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
