
Militan Houthi menembakkan tiga rudal di timur laut Riyadh sesaat sebelum tengah malam
JawaPos.com - Sebuah insiden ledakan terjadi di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Selasa (26/1). Penyebab ledakan belum dikonfirmasi. Akan tetapi TV Al-Arabiya milik pemerintah Saudi mengutip video di media sosial terkait rudal di atas kota.
Saksi mata mengatakan kepada Reuters, bahwa mereka mendengar ledakan dan melihat gumpalan kecil asap di langit. Pada hari Sabtu (23/1) pejabat militer dari koalisi pimpinan Saudi yang terlibat di Yaman mengatakan mereka telah menghancurkan target udara musuh yang ditembakkan ke arah Riyadh.
Kelompok militan Houthi, yang didukung oleh Iran, telah meluncurkan beberapa serangan drone dan rudal lintas batas sejak Arab Saudi memulai intervensinya di Yaman pada 2015 untuk memulihkan pemerintahan yang telah digulingkan Houthi. Kelompok itu menargetkan minyak dan infrastruktur sipil.
Dilansir dari DW, Selasa (26/1), namun untuk ledakan kali ini belum bisa dikonfirmasi. Dan penyebabnya belum diketahui. Houthi membantah berada di balik serangan itu, tetapi kelompok yang menamakan dirinya Alwiya Alwaad Alhaq mengaku bertanggung jawab.
Serangan kali ini mencapai ibu kota yang terletak sekitar 700 kilometer (435 mil) dari perbatasan Yaman. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/jDHtn62oL5Q

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
