
Artis porno Bonnie Blue saat menjalani sidang di Bali. (ANTARA)
JawaPos.com - Nama Bonnie Blue kembali menjadi perbincangan hangat publik Indonesia. Namun, kontroversi terbarunya di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London bukanlah babak pertama dari rangkaian polemik yang melibatkan artis film dewasa asal Inggris tersebut.
Jauh sebelum aksinya viral di Inggris, Bonnie lebih dulu mencatatkan masalah hukum saat berada di Bali. Video yang memperlihatkan Bonnie mengenakan atribut menyerupai bendera Merah Putih yang menjuntai ke aspal di depan KBRI London membuat publik geram.
Aksi itu dinilai tidak menghormati simbol negara dan memicu respons diplomatik dari pemerintah Indonesia. Namun bagi sebagian warganet, insiden ini terasa seperti pengulangan pola perilaku yang pernah ia tunjukkan di Indonesia.
Kilasan ke belakang membawa publik pada kasus Bonnie Blue di Bali. Saat itu, ia menjadi bagian dari sekelompok warga negara asing yang terjaring pelanggaran hukum akibat pembuatan konten di jalan raya.
Dengan menggunakan kendaraan pikap bertuliskan 'BangBus', Bonnie dan rombongannya membuat konten sambil berkendara di ruas jalan Bali, yang dinilai melanggar aturan lalu lintas dan ketertiban umum.
Aksi tersebut berbuntut panjang. Aparat setempat membawa kasus itu ke meja hijau melalui sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Denpasar. Bonnie dinyatakan bersalah dan dijatuhi denda Rp 200 ribu.
Meski nominal denda tergolong ringan, dampak hukumnya tidak kecil. Pemerintah Indonesia kemudian mengambil langkah tegas dengan mendeportasi Bonnie bersama tiga WNA lain yang disebut sebagai bagian dari manajemennya.
Tak berhenti di situ, Bonnie juga dikenai sanksi larangan masuk ke Bali selama 10 tahun, sebuah keputusan yang menegaskan sikap keras terhadap pelanggaran oleh warga asing.
Kala itu, kasus Bonnie sempat meredup setelah proses deportasi rampung. Namun kemunculannya kembali dalam video kontroversial di London justru membuka kembali catatan lama tersebut.
Publik menilai, insiden di depan KBRI London menunjukkan bahwa kontroversi yang melekat pada Bonnie bukan peristiwa tunggal, melainkan rangkaian tindakan berulang.
Banyak netizen juga menilai, rekam jejak Bonnie di Bali menjadi konteks penting dalam membaca aksinya saat ini. Alih-alih insiden spontan, tindakan yang kembali memancing kemarahan publik dianggap sebagai bagian dari strategi provokatif yang kerap ia lakukan untuk menarik perhatian.
Pemerintah Indonesia sendiri kini menangani kasus terbaru ini melalui jalur diplomatik dan hukum internasional. KBRI London telah melaporkan aksi tersebut kepada otoritas Inggris untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa meski peristiwa terjadi di luar negeri, rekam jejak dan konteks masa lalu tetap menjadi pertimbangan penting.
Bagi publik Indonesia, kisah Bonnie Blue menjadi pengingat bahwa sikap tegas terhadap pelanggaran oleh warga negara asing bukan tanpa alasan. Kasus di Bali dan kontroversi di London memperlihatkan bagaimana satu nama bisa berulang kali mencuat bukan karena prestasi, melainkan karena tindakan yang menabrak norma dan hukum.
Kini, sorotan tertuju pada bagaimana otoritas Inggris akan menindaklanjuti laporan tersebut. Sementara itu, bagi Indonesia, polemik Bonnie Blue menjadi pelajaran tentang pentingnya menjaga martabat simbol negara, di mana pun dan oleh siapa pun.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
