Sebuah dinding raksasa yang diperkirakan berusia 7.000 tahun ditemukan tersembunyi di kedalaman Samudra Atlantik. (BBC)
JawaPos.com - Dunia arkeologi baru saja dikejutkan oleh penemuan struktur masif di bawah laut lepas pantai barat Prancis. Sebuah dinding raksasa yang diperkirakan berusia 7.000 tahun ditemukan tersembunyi di kedalaman Samudra Atlantik.
Penemuan ini memicu spekulasi besar: apakah ini bukti nyata dari peradaban kuno yang tenggelam?
Struktur Megah di Kedalaman Laut Brittany
Dikutip dari BBC News, dinding bawah laut ini ditemukan di wilayah Île de Sein, kawasan Brittany. Memiliki panjang lebih dari 120 meter (sekitar 400 kaki), struktur ini berada sembilan meter di bawah permukaan laut. Tak hanya dinding, tim peneliti juga mengidentifikasi belasan bangunan buatan manusia lainnya dari periode yang sama.
Profesor arkeologi dari Universitas Brittany Barat, Yvan Pailler, menegaskan betapa pentingnya temuan ini bagi sejarah manusia.
"Ini adalah penemuan yang sangat menarik yang membuka prospek baru untuk arkeologi bawah laut, membantu kita lebih memahami bagaimana masyarakat pesisir terorganisasi," kata Yvan Pailler kepada AFP.
Teknologi Laser Mengungkap Rahasia Ribuan Tahun
Menariknya, tembok kuno ini tidak ditemukan secara tidak sengaja oleh penyelam. Rahasianya justru terungkap lewat teknologi laser pemetaan dasar laut yang dianalisis oleh ahli geologi pensiunan, Yves Fouquet, pada 2017.
Setelah bertahun-tahun direncanakan, eksplorasi langsung baru dilakukan antara 2022 hingga 2024. Para penyelam terkejut saat menemukan bahwa dinding tersebut terbuat dari granit kokoh yang masih terawat dengan sangat baik.
"Para arkeolog tidak menyangka akan menemukan struktur yang terawat dengan baik di lingkungan yang begitu keras," ungkap Fouquet.
Kemampuan Teknik Prasejarah yang Melampaui Zaman
Studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Nautical Archaeology menyebutkan bahwa struktur ini dibangun antara tahun 5800 hingga 5300 SM. Pada masa itu, permukaan laut memang jauh lebih rendah dibandingkan sekarang.
Peneliti menduga dinding ini berfungsi sebagai perangkap ikan raksasa atau tembok perlindungan dari abrasi air laut. Yang luar biasa, masyarakat saat itu sudah mampu memindahkan dan menyusun balok batu seberat beberapa ton. Teknik ini bahkan sudah ada berabad-abad sebelum era pembangunan monumen batu besar (megalit) yang populer di Brittany.
Benarkah Ini Asal-usul Legenda Kota yang Tenggelam?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022