
Seorang ayah tega meninggalkan putrinya di mobil yang panas hingga meninggal. (Distrik Pima, The Post)
JawaPos.com – Seorang ayah asal Arizona mengaku telah menelantarkan putrinya yang berusia dua tahun hingga meninggal akibat terjebak di dalam mobil yang panas.
Dilansir dari nypost.com, pada saat kejadian, sang ayah diketahui sedang menonton film dewasa dan kemudian memilih mengakhiri hidupnya sendiri untuk menghindari tanggung jawab atas perbuatannya.
Polisi mengatakan kepada The Post bahwa ayah bernama Christopher Scholtes (38) ditemukan meninggal di sebuah rumah di kawasan Phoenix sekitar pukul 5 pagi waktu setempat pada 5 November 2025.
Hari itu seharusnya menjadi waktu bagi Christopher untuk menyerahkan diri ke penjara sebelum dijatuhi vonis, di mana ia menghadapi ancaman hukuman hingga 30 tahun penjara.
“Alih-alih datang untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah terjadi, kami menerima laporan dan telah mengonfirmasi bahwa sang ayah bunuh diri semalam,” ujar Jaksa Penuntut Umum Kabupaten Pima, Laura Conover, dalam pernyataannya pada hari yang sama.
Menurut ABC 15, sempat terjadi kebingungan setelah Christopher tidak hadir dalam sidang penyerahan diri, dan petugas pengadilan tidak menyadari bahwa ia telah meninggal dunia.
Pria yang dikenal kerap menelantarkan anak-anaknya di dalam mobil itu sebelumnya telah mengaku bersalah pada Oktober atas tuduhan pembunuhan tingkat dua dan dijadwalkan menerima hukuman resmi antara 20 hingga 30 tahun penjara bulan ini.
Kematian Christopher terjadi lebih dari setahun setelah tragedi yang menimpa putrinya, Parker, yang ditemukan tewas di depan rumah mereka di Marana pada siang terik bulan Juli 2024, saat suhu mencapai 42 derajat Celsius.
Christopher mengaku meninggalkan anaknya di mobil sekitar pukul 12.30 siang selama 30 menit dengan AC menyala, berdalih tidak ingin membangunkannya dari tidur siang.
Namun, catatan pengadilan membuktikan bahwa Parker ditinggalkan selama lebih dari tiga jam, sementara Christopher sadar mobil akan mati otomatis dalam setengah jam.
Selama itu, Christopher berada di dalam rumah menonton video hiburan, bermain gim, dan minum bir sementara anaknya perlahan meninggal akibat suhu ekstrem.
Kebiasaan lalai tersebut ternyata bukan hal baru. Anak-anak dari pernikahan sebelumnya mengungkap kepada penyelidik bahwa Christopher sering meninggalkan mereka di mobil ketika masih kecil.
Jasad Parker ditemukan hangus ketika ibunya, Erika, yang bekerja sebagai ahli anestesi, pulang sekitar pukul 4 sore.
Rekaman kamera tubuh polisi menunjukkan Christopher panik dan bersikeras bahwa ia hanya meninggalkan anaknya selama 30–45 menit.
“Dia sangat panas sekarang. Kami akan melakukan segala yang kami bisa,” ujar salah satu polisi dalam video tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
