
Bernard Arnault, pendiri sekaligus pemimpin LVMH, memperlihatkan strategi bisnisnya yang konsisten memperkuat kendali atas imperium barang mewah global. (Business of Fashion
JawaPos.com — Di tengah gejolak pasar global dan merosotnya kinerja sektor barang mewah, taipan asal Prancis Bernard Arnault kembali menunjukkan naluri bisnisnya yang tajam.
Pendiri sekaligus pemimpin konglomerasi barang mewah LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton itu memperkuat kendalinya atas perusahaan dengan membeli saham tambahan senilai sekitar 1,4 miliar euro atau setara dengan Rp26,5 triliun (kurs Rp19.340 per €1).
Langkah strategis ini dilakukan secara bertahap sejak Februari lalu melalui sejumlah perusahaan induk keluarga, termasuk Financière Agache dan Christian Dior SE.
Aksi pembelian dilakukan ketika harga saham LVMH tengah melemah akibat kinerja keuangan yang melambat dan tekanan menyeluruh pada industri barang mewah. Dengan strategi ini, Arnault dan keluarganya kini semakin mendekati kepemilikan setengah dari total saham LVMH.
Dilansir dari Business of Fashion, Kamis (30/10/2025), pembelian saham tersebut mempertegas pendekatan jangka panjang Arnault yang tetap memusatkan kekayaannya pada LVMH, bukan pada diversifikasi investasi lintas sektor.
Perusahaan ini merupakan konglomerasi barang mewah terbesar di dunia, menaungi merek ternama seperti Louis Vuitton, Christian Dior, Hennessy, dan Bulgari, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar 302 miliar euro atau sekitar Rp5.842 triliun.
Data pasar menunjukkan, Arnault, yang kini berusia 76 tahun, telah membeli sekitar 2,5 juta lembar saham LVMH atau setara dengan 0,5 persen dari total saham perusahaan. Rata-rata harga pembelian mencapai sekitar €566 per saham, bahkan sempat menyentuh titik terendah €448 pada Juni lalu.
Kini, harga saham LVMH telah kembali menguat setelah laporan keuangan terbaru menunjukkan adanya pertumbuhan penjualan yang tak terduga.
“Yang menarik dari langkah ini adalah keyakinan kuat Bernard Arnault terhadap masa depan LVMH,” ujar analis AlphaValue, Frédéric Genevrier, dikutip dari The Economic Times.
Dia menilai, aksi beli saham ini menunjukkan tekad Arnault untuk mengamankan “mayoritas absolut” atas perusahaan, meskipun saat ini dia telah memegang hampir dua pertiga hak suara.
Meski pihak LVMH menolak memberikan komentar mengenai pembelian saham tersebut, pengamat pasar menilai langkah Arnault mencerminkan strategi antisipatif menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Dengan memperbesar kepemilikan saat valuasi turun, Arnault berpotensi memetik keuntungan jangka panjang ketika pasar kembali pulih.
Arnault, yang kekayaannya kini diperkirakan mencapai USD 195 miliar atau sekitar Rp3.237 triliun (kurs Rp16.600 per dolar AS) menurut Bloomberg Billionaires Index, telah lama dikenal karena konsistensinya menjaga LVMH sebagai inti imperium bisnisnya.
Sejak mengakuisisi rumah mode Christian Dior pada 1980-an dan membentuk LVMH pada 1987, dia berulang kali memanfaatkan momentum krisis untuk memperkuat posisinya.
Langkah serupa pernah dilakukan pada krisis keuangan 2008, ketika dia membeli saham LVMH dalam jumlah besar dan kemudian memperoleh imbal hasil berlipat.
“Saat harga turun, itu bukan tanda untuk mundur, melainkan peluang untuk memperkuat fondasi,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Oxford Union pada 2016, sebagaimana dikutip dari Bloomberg.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
