Kota Gaza, Palestina semakin tak layak huni (Dok. Democracynow)
JawaPos.com - Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) mendesak penduduk Kota Gaza untuk mengungsi ke selatan, namun menutup rute evakuasi Jalan Salah al-Din.
Dilansir dari The Guardian, militer Israel memperingatkan pada hari Jumat (19/9/2025) bahwa mereka akan beroperasi dengan "kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya" di Kota Gaza, mendesak penduduk untuk mengungsi ke selatan sambil mengumumkan penutupan rute evakuasi sementara yang dibuka 48 jam sebelumnya.
Dalam sebuah unggahan di X yang ditujukan kepada penduduk Kota Gaza, juru bicara militer berbahasa Arab, Avichay Adraee, mengatakan, bahwa mulai saat ini, Jalan Salahuddin ditutup untuk perjalanan ke selatan.
"Pasukan Pertahanan Israel akan terus beroperasi dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Hamas dan organisasi teroris lainnya," katanya.
Ia menambahkan, satu-satunya rute yang memungkinkan ke selatan adalah melalui jalan Al-Rashid dan mendesak warga untuk memanfaatkan kesempatan ini dan bergabung dengan ratusan ribu warga kota yang telah pindah ke selatan menuju wilayah kemanusiaan.
Pada hari Kamis (18/9/2025), serangan artileri, tank, dan pesawat tempur Israel kembali menghantam Kota Gaza. Seorang pejabat PBB mengatakan gelombang baru pengungsian massal sedang berlangsung, setelah sekitar 60.000 orang melarikan diri dari serangan baru dalam 72 jam awal minggu ini.
Para pejabat militer Israel mengatakan Kota Gaza adalah kubu Hamas dan sebanyak 450.000 warga sipil telah meninggalkan kota. Seorang pejabat mengatakan kepada Guardian bahwa perkiraan itu didasarkan pada berbagai sumber, termasuk pengawasan pesawat nirawak.
Sebagian besar Kota Gaza, yang dulunya merupakan pusat perdagangan dan budaya yang ramai, kini telah menjadi reruntuhan yang tak layak huni. Hingga beberapa minggu yang lalu, lebih dari satu juta orang tinggal di sana, banyak di antaranya telah mengungsi berkali-kali.
Akan dibahas lebih lanjut nanti, tetapi pertama-tama, berikut adalah beberapa perkembangan penting lainnya:
Menurut angka dari PBB, lebih dari seperempat juta orang telah mengungsi dari Kota Gaza pada bulan lalu, dengan puluhan ribu lainnya terpaksa meninggalkan rumah dan tempat perlindungan darurat setiap hari dalam menghadapi serangan baru Israel.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan waktu pengumuman Inggris bahwa mereka akan mengakui negara Palestina paling cepat hari Jumat tidak ada hubungannya dengan kunjungan Donald Trump, meskipun presiden AS mengatakan dalam konferensi pers bahwa dia tidak setuju dengan keputusan Inggris, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Lebih dari 140 pemimpin dunia akan tiba di New York minggu depan untuk menghadiri KTT Majelis Umum PBB tahunan, yang tahun ini akan didominasi oleh masa depan Palestina dan Gaza. Salah satu pemimpin dunia yang akan absen dari pertemuan tersebut adalah Mahmud Abbas, presiden Palestina yang ditolak visanya oleh Washington untuk hadir, beserta para pejabatnya.
AS kembali memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera dan permanen di Gaza serta pembebasan sandera. AS juga menyatakan kekhawatirannya atas laporan bencana kelaparan baru-baru ini dan meluasnya serangan Israel di Kota Gaza. Ke-14 anggota badan PBB paling berpengaruh lainnya memberikan suara mendukung resolusi tersebut pada hari Kamis.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
