Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 21.38 WIB

Marco Rubio Temui Netanyahu di Israel, Bahas Serangan Doha dan Kekecewaan Donald Trump

Menteri Luar Negeri Amerika bersama Benjamin Netanyahu saat mengunjungi Tembok Ratapan

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio mengunjungi Israel pada Minggu (14/09/2025). Melansir dari The Times of Israel, Rubio dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Gideon Saar dan Presiden Isaac Herzog di Yerusalem, serta diharapkan ikut serta dalam peresmian terowongan baru di Kota Tua Yerusalem. 

Rubio juga ditemani oleh Netanyahu dan Huckabee untuk mengunjungi Tembok Ratapan yang dianggap sebagai tempat suci oleh orang Yahudi. Pada Minggu malam, Rubio menulis di X bahwa ia merasa terhormat mengunjungi Tembok Ratapan di ibu kota Israel, Yerusalem. 

Melansir dari Financial Times, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memuji hubungan Israel dengan AS yang disebut "belum pernah sekuat ini" ketika Rubio mengunjungi Yerusalem setelah serangan tak terduga Israel yang menargetkan pemimpin Hamas di Qatar.

Sebelumnya, setelah tiba di Israel, Rubio membahas perang Israel-Gaza dan serangan Israel terhadap kepemimpinan Hamas di Qatar, serta isu-isu regional lainnya.

Rubio juga memberikan tanggapan terkait penyerangan yang dilakukan Israel terhadap Doha. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa Donald Trump "tidak senang" dengan serangan Israel yang berani terhadap Doha pada Selasa lalu, kemudian menambahkan bahwa hubungan Amerika dan Israel akan tetap kuat.

"Apa yang terjadi sudah terjadi. Jelas kami tidak senang dengan hal itu. Sekarang kita perlu melangkah maju dan mencari tahu apa yang akan terjadi selanjutnya," kata Rubio di Pangkalan Gabungan Andrews Maryland pada Sabtu, sambil menambahkan "Hal ini tidak akan mengubah sifat hubungan kita dengan Israel."

Selama seminggu terakhir, serangan Israel telah menghancurkan beberapa gedung pencakar langit di Kota Gaza, dengan alasan bahwa gedung-gedung tersebut digunakan sebagai pos pengamatan Hamas.

Rubio mengatakan kepada wartawan bahwa Trump ingin perang selesai. Trump ingin Hamas dikalahkan, dan dia ingin semua 48 sandera Israel pulang, termasuk yang telah meninggal. 

Netanyahu mengatakan di akun X pada Sabtu (13/09/2025) bahwa "para pemimpin teroris Hamas yang tinggal di Qatar tidak peduli dengan rakyat di Gaza" dan mereka dianggap telah menghalangi upaya gencatan senjata sebelumnya. 

Ia juga menambahkan "Menghilangkan mereka akan menghilangkan hambatan utama untuk membebaskan semua sandera kami dan mengakhiri perang."

Pejabat Qatar sendiri mengecam serangan Israel sebagai "terorisme negara" dan berencana menggelar KTT darurat di Doha pada Senin (15/092025), yang akan dihadiri oleh pemimpin negara-negara Arab dan Islam untuk memutuskan strategi bersama sebagai respon mereka terhadap serangan Israel.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore