Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 17.08 WIB

Tiongkok Gelar Pertemuan SCO, Dorong Solidaritas Negara Global Selatan

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang akan bertemu pada KTT SCO di Tianjin pada tanggal 31 Agustus-1 September nanti. ( Antara) - Image

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang akan bertemu pada KTT SCO di Tianjin pada tanggal 31 Agustus-1 September nanti. ( Antara)

JawaPos.com - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, akan mengadakan KTT Shanghai Cooperation Organization (SCO) di kota Tianjin pada tanggal 31 Agustus hingga 1 September nanti. Sebanyak 22 negara akan menghadiri pertemuan ini, menjadikannya KTT SCO terbesar sejak didirikan pada tahun 2001.

Berdasarkan informasi Reuters, Presiden Xi akan mengundang beberapa kepala negara penting dari berbagai bagian dari benua Asia dan Afrika, seperti Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Bagi Perdana Menteri Modi, kunjungan ini menjadi kali pertama beliau menginjakkan kaki di negara Tirai Bambu setelah lebih dari tujuh tahun, setelah Tiongkok dan India berusaha untuk menghentikan konflik perbatasan kedua negara yang sempat memuncak pada tahun 2020.

Sebelumnya, ketiga kepala negara ini sudah bertemu pada pertemuan BRICS di Kazan, Rusia, dan kedutaan besar Rusia di New Delhi menginformasikan bahwa Rusia berharap akan segera diadakan perbicaraan trilateral bersama Tiongkok dan India.

Selain kedua nama tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto juga diundang pada pertemuan regional tingkat tinggi tersebut, juga Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dan pejabat dan kepala negara lainnya, mengutip dari Antara.

Sebagai informasi, SCO menjadi organisasi inisiatif dari Tiongkok dalam menjembatani kerja sama dengan negara-negara tetangganya di Asia, yang awalnya merupakan pertemuan yang membahas isu keamanan, hingga menjadi pertemuan komprehensif yang mencakup setengah dari jumlah populasi global.

Melansir dari media Tiongkok, Xinhua, konferensi yang saat ini sudah memiliki 10 negara anggota tetap, dua negara pemantau (observer), dan beberapa negara mitra dialog lainnya tersebut patuh dengan sebuah semangat yang disebut sebagai "Shanghai Spirit".

Semangat tersebut dibangun dengan beberapa prinsip yang berdasarkan kepercayaan bersama, keuntungan bersama, kesetaraan, konsultasi, hingga rasa hormat terhadap peradaban yang beragam dan keinginan untuk bertumbuh bersama.

Selama bertahun-tahun organisasi ini berjalan, Tiongkok, sebagai salah satu negara pendiri SCO, menjadikannya salah satu prioritas diplomatiknya dan melakukan beberapa inisiatif untuk membangun pertumbuhan wilayah sekitarnya sesuai dengan semangat yang dibawa.

Pada pertemuan tahun ini, tema yang dibawakan adalah “Tahun Pembangunan Berkelanjutan SCO”, di mana Tiongkok ingin meneruskan beberapa rencana dan kerja sama dengan negara-negara global selatan, sesuai dengan Prakarsa Pembangunan Global yang dicanangkan oleh Presiden Xi Jinping.

Rencana dan tersebut mencakup beberapa aspek, yaitu pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, pembiayaan pembangunan, perubahan iklim dan pembangunan hijau, industrialisasi, ekonomi digital, dan konektivitas. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore