Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Agustus 2025 | 01.21 WIB

Tak Ada Kesepakatan Damai Soal Ukraina, Zelensky Akan Terbang Temui Trump pada Senin Depan

Presiden Ukraina Volodymr Zelensky. - Image

Presiden Ukraina Volodymr Zelensky.

JawaPos.com - Tak tercapainya kesepakatan damai di Ukraina usai pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska, Jumat (15/8), tampaknya membuat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky gusar. Ia berencana segera menemui Trump di Washington, AS pada Senin depan (18/8).

Zelensky sendiri tidak diikutsertakan dalam KTT Alaska tersebut. Meski begitu, dalam pernyataannya yang dikutip dari The Washington Post, Sabtu (16/8), ia mengaku telah melakukan percakapan telepon yang panjang dan substantif selama satu jam dengan Trump mengenai poin-poin utama dalam pertemuan puncak di Alaska. Karenanya, dia mengaku akan segera bertemu Trump pada Senin untuk melakukan pembahasan lebih lanjut,

“Untuk membahas semua detail terkait penghentian pembunuhan dan perang (di Ukraina, red),” ujarnya.

Selain itu, ia juga menegaskan kembali dukungannya terhadap usulan Trump sebelumnya terkait pertemuan trilateral yang melibatkan para pemimpin AS, Rusia, dan Ukraina. Ia memastikan, Ukraina siap bekerja dengan upaya maksimal guna mencapai perdamaian.

“Ukraina menekankan bahwa isu-isu kunci dapat dibahas di tingkat para pemimpin, dan format trilateral cocok untuk hal ini,” sambungnya.

Di sisi lain, Zelensky turut menekankan, penting keterlibatan negara-negara Eropa dan AS di setiap tahap yang ada guna memastikan jaminan keamanan yang andal bagi Ukraina. Yang mana, menurut dia, Washington sudah memberikan sinyal positif untuk berpartisipasi dalam pengaturan keamanan tersebut.

Pertemuan antara Trump dan Putin sendiri tak memberikan pengaruh apapun di medan perang. Pertempuran di Ukraina Timur tetap berlanjut saat pertemuan kedua kepala negara tersebut. Serangan darat dan udara antara Ukraina dan Rusia tetap berlangsung tanpa jeda.

Dilansir dari CNN, Militer Ukraina pada Jumat malam melaporkan bahwa pasukan mereka berhasil membersihkan sejumlah pemukiman di dekat pusat strategis Pokrovsk dari tentara Rusia. Aksi pukul mundur ini sukses dilakukan setelah sebelumnya Rusia melancarkan serangan di wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengklaim, bahwa unit-unitnya telah menghentikan laju serangan musuh selama tiga hari terakhir. Mereka juga berhasil menewaskan hampir 300 tentara Rusia. “Operasi stabilisasi di arah Dobropillia terus berlanjut,” tambahnya, merujuk pada sebuah kota yang berada di jalur penting untuk memasok logistik pasukan Ukraina di Pokrovsk, yang saat ini terkepung dari tiga sisi.

Menurut Institute for the Study of War yang berbasis di Washington, Komando militer Rusia dilaporkan mencoba mengerahkan kembali pasukan dan perlengkapan untuk memperkuat serta memanfaatkan penetrasi di dekat Dobropillia. Akan tetapi, upaya tersebut sejauh ini belum berhasil. Di sisi lain, pasukan Ukraina terus menghadapi tekanan yang semakin besar di wilayah Donetsk, yang diklaim Rusia telah dianeksasi secara ilegal. Saat ini, pasukan Rusia telah menguasai sekitar tiga perempat wilayah tersebut.

Sementara itu, perang udara juga terus berlangsung. Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa Rusia telah meluncurkan 85 drone Shahed dan satu rudal balistik pada Jumat malam. Empat orang dilaporkan tewas akibat serangan tersebut. “Serangan rudal dan 24 serangan UAV (drone) tercatat di 12 lokasi,” tulis Angkatan Udara Ukraina.

Meski begitu, jumlah serangan drone Rusia pada paruh pertama bulan Agustus ini justru dilaporkan menurun dibanding sebelumnya. Hingga pertengahan Agustus, serangan drone tercatat sebanyak 1.140 serangan, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan 3.976 serangan pada paruh pertama Juli, menurut data Ukraina. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah menembak jatuh 29 drone Ukraina pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari di sejumlah wilayah. Termasuk 10 yang berhasil dicegat di wilayah Rostov.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore