
Keramaian di bandara Hongkong usai topan Wipha. (SCMP/Dickson Lee)
JawaPos.com-Setelah dihantam Topan Wipha memicu pembatalan lebih dari 500 penerbangan dan berdampak pada sekitar 100.000 penumpang, Bandara Internasional Hongkong kini berjuang keras untuk memulihkan operasionalnya. Pihak pengelola bandara mengejar ketertinggalan jadwal.
Pada Senin (22/7), otoritas bandara memperkirakan akan menangani hingga 1.076 penerbangan dalam satu hari, sebuah upaya besar untuk menormalkan situasi setelah badai besar menerjang kota sehari sebelumnya.
“Kami yakin para penumpang yang terdampak topan akan tertangani seluruhnya pada Selasa (22/7),” ujar Steven Yiu, Direktur Eksekutif Operasional Bandara dari Airport Authority, kepada media mengutip Hongkong Free Press.
Meski begitu, Yiu menyebut masih ada sejumlah kecil penumpang yang harus bersabar karena rute penerbangan mereka hanya tersedia satu atau dua kali dalam sepekan. Untuk mempercepat pemulihan, pihak bandara, maskapai, dan otoritas terkait, telah mengerahkan tambahan petugas guna melayani kebutuhan para pelancong yang tertahan.
Topan Wipha sempat memaksa Hongkong Observatory mengibarkan sinyal badai tertinggi T10 pada Minggu (20/7) pukul 09.20, pertama kalinya sejak September 2023. Akibatnya, aktivitas bandara lumpuh dan ratusan jadwal terpaksa dibatalkan.
Chris Au Young, General Manager Terminal dan Pengalaman Penumpang dari Airport Authority, mengungkapkan bahwa operasi penerbangan mulai kembali berjalan setelah peringatan badai diturunkan ke sinyal T8 pada Minggu (20/7) pukul 16.10 dan selanjutnya menjadi T3 pada pukul 19.40.
Yiu mencatat bahwa suasana terminal keberangkatan cukup padat, seiring dengan puncak musim liburan musim panas yang tengah berlangsung. Dengan upaya maksimal dari seluruh pihak, Hongkong berusaha bangkit cepat dari dampak badai tropis yang melanda, memastikan bahwa roda penerbangan internasional dapat kembali berputar normal secepat mungkin.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
