Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 15.26 WIB

Bertemu Donald Trump, Erdogan Sambut Gencatan Senjata Iran-Israel, Dorong Dialog Damai untuk Dunia yang Lebih Tenang

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. (Setpres) - Image

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. (Setpres)

JawaPos.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyambut positif gencatan senjata antara Iran dan Israel yang disebut sebagai langkah awal menuju perdamaian kawasan. 

Dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di sela-sela KTT NATO di Den Haag, Selasa (24/6) malam waktu setempat, Erdogan menekankan pentingnya memperkuat dialog global demi mengakhiri konflik yang masih berkecamuk.

“Presiden Erdogan menyampaikan apresiasinya atas gencatan senjata antara Iran dan Israel yang tercapai melalui upaya Presiden Trump, dan berharap hal ini menjadi permanen,” tulis pernyataan resmi dari kantor kepresidenan Turki.

Tak hanya soal Timur Tengah, Erdogan juga menyerukan pentingnya kerja sama erat antara Turki dan AS untuk mencari jalan damai atas perang Rusia-Ukraina. Menurutnya, dialog yang intensif dan diplomasi yang terbuka merupakan kunci utama mengakhiri tragedi kemanusiaan di Gaza dan Eropa Timur.

“Presiden Erdogan menekankan urgensi dialog erat untuk menghentikan penderitaan kemanusiaan di Gaza dan mencari solusi damai bagi perang Rusia-Ukraina,” lanjut pernyataan tersebut.

Lebih jauh, Erdogan dan Trump juga membahas peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya di sektor industri pertahanan, energi, dan investasi. Erdogan meyakini bahwa peningkatan kolaborasi ini dapat mendorong pencapaian target perdagangan bilateral sebesar USD 100 miliar.

“Kerja sama di sektor pertahanan akan menjadi jembatan penting menuju target perdagangan ambisius tersebut,” kata Erdogan dalam pertemuan itu.

Dari sisi geopolitik, kedua pemimpin negara juga sepakat untuk memperkuat peran NATO sebagai aliansi pertahanan. Mereka menilai bahwa solidaritas antar anggota, terutama antara Turki dan AS sebagai kekuatan utama dalam aliansi, semakin penting di tengah dinamika global saat ini.

Sebagai bentuk komitmen terhadap peran aktif dalam perdamaian dan keamanan global, Erdogan bahkan menyarankan agar Turki menjadi tuan rumah KTT NATO pada tahun 2026 mendatang.

Dalam suasana penuh diplomasi itu, pertemuan Erdogan dan Trump mencerminkan harapan baru bahwa melalui dialog, kerja sama, dan komitmen terhadap kemanusiaan, dunia dapat bergerak menuju masa depan yang lebih damai dan stabil.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore