Seorang penyanyi sekaligus aktor Thailand bernama Ruangsak James Loychusak, dinyatakan selamat dari kecelakaan pesawat 27 tahun silam. (instagram @jamesruangsak)
JawaPos.com - Pesawat Air India rute Ahmedabad–London jatuh hanya beberapa detik setelah lepas landas pada Kamis (12/6). Kejadian tersebut menewaskan sudah 241 orang termasuk seluruh kru dan sebagian warga di lokasi jatuhnya pesawat.
Maskapai jenis Boeing 787-8 Dreamliner dengan nomor penerbangan AI-171 itu menghantam area pemukiman padat. Tepatnya di kompleks rumah sakit dan asrama mahasiswa kedokteran, sebelum akhirnya meledak dan menimbulkan kobaran api hebat.
Namun, keajaiban terjadi dalam kecelakaan maut tersebut. Pasalnya, pria asal Inggris, Vishwash Kumar Ramesh, yang duduk di kursi 11 A, menjadi satu-satunya penumpang yang selamat.
Rekaman dramatis menunjukkan ia berjalan terpincang menuju ambulans, dengan asap pekat mengepul di latar belakang. “Tiga puluh detik setelah lepas landas, terdengar suara ledakan besar, semuanya terjadi sangat cepat,” ujarnya dari ranjang rumah sakit dilansir dari BBC.
Sementara itu, seorang penyanyi sekaligus aktor Thailand bernama Ruangsak James Loychusak, dinyatakan selamat dari kecelakaan pesawat yang menewaskan 101 penumpang, 27 tahun lalu atau pada 1998.
Mengutip akun Instagram pribadinya, @jamesruangsak, pria yang kini berusia 47 tahun itu, mengaku terkejut bahwa ternyata ada orang lain yang menjadi satu-satunya korban selamat dari kecelakaan maut pesawat yang sama-sama duduk pada kursi 11 A.
"Satu-satunya korban selamat dari kecelakaan pesawat di India duduk di nomor kursi yang sama dengan saya, 11A," ujar Ruangsak.
Dalam unggahannya, Ruangsak mengungkapkan bahwa ia juga pernah berada di kursi 11 A, ketika pesawat Thai Airways TG261 yang melakukan perjalanan dari Bangkok ke Surat Thani tiba-tiba terhenti dan terjun ke rawa ketika berusaha mendarat.
Seperti diunggah ulang oleh akun IG @mothershipsg, Ruangsak menggambarkan bagaimana dia menjalani "kehidupan kedua" setelah selamat dari pengalaman traumatis seperti itu.
"Saya mengalami kesulitan terbang selama 10 tahun setelah kecelakaan itu. Ia merasa kesulitan bernapas, meskipun sirkulasi udara normal," katanya.
Bahkan, Ruangsak mengaku sangat menghindari berbicara dengan siapa pun dan selalu menatap ke luar jendela, bahkan menghalangi siapa pun untuk menutupnya untuk menjaga rasa aman.
"Jika saya melihat awan gelap atau badai hujan di luar, akan terasa mengerikan seperti saya berada di neraka," tambahnya.
Selain itu, dia juga mengaku masih bisa mengingat rincian kecelakaan yang dialaminya. "Saya masih bisa mengingat suara, bau, dan bahkan rasa air di rawa yang ditabrak pesawat. Untuk waktu yang lama, aku akan menyimpan perasaan itu untuk diriku sendiri," ujar Ruangsak.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
