Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 02.43 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Kanada, Lebih dari 17.000 Warga di Manitoba Dievakuasi

ILUSTRASI. Lebih dari 1.000 bangunan telah terbakar, dengan dua orang tewas, dalam kebakaran hutan yang dipicu angin kencang di wilayah LA. (Mario Tama/Getty Images) - Image

ILUSTRASI. Lebih dari 1.000 bangunan telah terbakar, dengan dua orang tewas, dalam kebakaran hutan yang dipicu angin kencang di wilayah LA. (Mario Tama/Getty Images)

JawaPos.com – Lebih dari 17.000 warga di provinsi Manitoba dievakuasi, pada Rabu (28/5) waktu setempat. Alasannya, kebakaran hutan melanda berbagai daerah yang disebut sebagai yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah provinsi menetapkan status darurat.

"Ini adalah evakuasi terbesar yang pernah terjadi di Manitoba," kata Perdana Menteri Manitoba, Wab Kinew seperti dilansir dari AFP, Kamis (29/5).

Kinew menyatakan telah meminta bantuan militer Kanada untuk mempercepat proses evakuasi serta memperkuat upaya pemadaman. Pesawat militer dikabarkan segera dikerahkan untuk mengevakuasi warga dari komunitas-komunitas terpencil di utara yang terancam langsung oleh api.

Salah satu daerah yang terdampak parah adalah kota Flin Flon, yang dihuni sekitar 5.000 penduduk. Warga sebelumnya telah diinstruksikan untuk bersiap melakukan evakuasi mendadak.

Selain Flin Flon, kota-kota kecil lainnya seperti Sherridon serta sejumlah masyarakat adat juga telah diperintahkan mengungsi. Sebagian besar pengungsi akan diarahkan ke ibu kota provinsi, Winnipeg.

Setidaknya ada 22 titik kebakaran aktif di Manitoba. Sekitar 200.000 hektare hutan telah terbakar dalam sebulan terakhir.

Jika dibandingkan, kejadian ini tiga kali lipat rata-rata tahunan selama lima tahun terakhir. Kondisi ini diperparah oleh cuaca kering dan hangat yang berkepanjangan.

"Kebakaran kali ini tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi menyebar di seluruh provinsi. Ini adalah pertanda nyata dari perubahan iklim," kata Kinew.

"Api membumbung setinggi lebih dari 121 kaki dan petugas pemadam kebakaran tidak dapat mendekat," ujar salah satu warga Sherridon Sheryl Matheson. Kota Sherridon dikepung asap tebal. 

Orang sudah berbondong-bondong mengungsi. Warga Flin Flon Elsaida Alerta, mengungkapkan kecemasan saat akan meninggalkan kotanya. Ini karena akses jalan mulai macet dan bahan bakar langka.

Secara nasional, terdapat 134 kebakaran hutan aktif di Kanada. Sekitar separuh diantaranya berada di luar kendali. Kebakaran terjadi di sejumlah provinsi, termasuk British Columbia, Alberta, Saskatchewan, Manitoba, dan Ontario.

Seorang petugas pemadam kebakaran dilaporkan mengalami luka serius akibat tertimpa pohon tumbang saat bertugas. Sementara itu, dua warga komunitas Lac du Bonnet sebelumnya dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak dalam kobaran api. Pemerintah Manitoba kini membangun tempat penampungan darurat dan mengimbau perusahaan serta masyarakat luas untuk membantu para pengungsi.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore