Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 21.38 WIB

Hong Kong Siap Tampung Mahasiswa Internasional Harvard yang Terdampak Kebijakan AS

Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts Amerika Serikat (Dok. Somesh Kesarla Suresh/Unsplash) - Image

Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts Amerika Serikat (Dok. Somesh Kesarla Suresh/Unsplash)

JawaPos.com - Biro Pendidikan Hong Kong mendorong universitas-universitas di wilayah tersebut untuk merekrut talenta global, sebagai respons atas larangan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap penerimaan mahasiswa internasional di Universitas Harvard.

Larangan tersebut diberlakukan oleh pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, dan mulai efektif pada tahun ajaran 2025–2026. Akibat kebijakan ini, mahasiswa asing yang sudah terdaftar di Harvard diwajibkan untuk pindah ke institusi pendidikan lain atau kehilangan status hukum mereka di AS.

Melansir Reuters pada Senin (26/5), pemerintah AS menuduh Harvard memfasilitasi antisemitisme serta berkoordinasi dengan Partai Komunis Tiongkok. Diketahui, warga negara Tiongkok menyumbang sekitar 20 persen dari jumlah mahasiswa internasional Harvard pada tahun 2024.

Menanggapi situasi ini, Biro Pendidikan Hong Kong mengeluarkan pernyataan resmi melalui email.

"Kami telah menginstruksikan semua universitas di Hong Kong untuk segera mengambil langkah-langkah fasilitasi bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, demi melindungi hak dan kepentingan mereka serta menarik talenta terbaik dari seluruh dunia," dikutip dari Reuters.

Biro tersebut juga menghubungi Harvard Club of Hong Kong untuk menawarkan dukungan kepada mahasiswa yang sudah diterima di Harvard agar bisa melanjutkan studi mereka di Hong Kong.

"Kami akan terus memantau kebutuhan mahasiswa yang terdampak oleh dinamika pendidikan global yang berubah cepat ini," lanjut pernyataan tersebut.

"Kami juga tengah mempertimbangkan langkah-langkah pendukung sebagai bagian dari peran Hong Kong sebagai 'pusat pendidikan internasiona'," tambahnya.

Sebagai respons terhadap larangan dari AS, Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong (HKUST) pada Jumat (23/5) mengumumkan undangan terbuka bagi mahasiswa internasional jenjang sarjana dan pascasarjana dari Harvard, termasuk mereka yang sudah mengantongi surat penerimaan.

"Universitas akan memberikan penawaran tanpa syarat, prosedur pendaftaran yang dipermudah, serta dukungan akademik guna memastikan transisi yang lancar bagi mahasiswa yang berminat," ungkap perwakilan HKUST dikutip dari Channel News Asia.

Langkah ini mempertegas upaya Hong Kong dalam memposisikan diri sebagai destinasi utama pendidikan global, sekaligus menunjukkan kesiapan wilayah ini dalam merespons tantangan geopolitik yang memengaruhi arus mobilitas pelajar internasional.

Diketahui, Hong Kong yang merupakan bekas koloni Inggris dengan populasi sekitar 7,5 juta jiwa, memiliki lima universitas yang masuk dalam daftar 100 besar Times Higher Education World University Rankings. Kota ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu pusat akademik paling bebas di Asia.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, institusi pendidikan di Hong Kong mulai diwajibkan untuk mengintegrasikan kurikulum keamanan nasional dan nilai-nilai patriotisme, menyelaraskan diri dengan sistem pendidikan di Tiongkok daratan. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore