Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 06.03 WIB

Donald Trump Melarang Harvard Terima Mahasiswa Asing, Ribuan Mahasiswa Terancam Diusir!

Logo Universitas Harvard (Doc Facebook/Harvard University) - Image

Logo Universitas Harvard (Doc Facebook/Harvard University)

JawaPos.com - Pemerintah Amerika Serikat Donald Trump memberikan larangan kepada Universitas Harvard untuk menerima mahasiswa internasional. 

Dilansir dari The Guardian, bahwa pejabat federal telah mengancam penerimaan mahasiswa asing dan tidak diperbolehkan diterima di universitas tersebut, sedangkan mahasiswa dan civitas akademika asing yang sudah terdaftar saat ini harus pindah ke universitas lain.

Usut punya usut, kebijakan ini berasal dari anggapan perilaku ‘anti-Semit’ yang telah dilakukan oleh mahasiswa internasional, dikutip dari Al Jazeera.

Pasalnya, terjadi banyak pergerakan Pro-Palestina yang dianggap sebagai ‘kegiatan ilegal dan kekerasan’.

Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem telah mengunggah di akun X resmi miliknya pada hari Kamis (22/5), bahwa pemerintahan Trump meminta Harvard untuk

“bertanggung jawab atas tindakannya yang mendorong kekerasan, anti semitisme, dan berkoordinasi dengan Partai Komunis Tiongkok di kampusnya” 

Noem menerangkan bahwa pemerintahan AS telah mencabut Sertifikasi Program Pertukaran Mahasiswa Universitas. Sedangkan program ini berada di bawah pengawasan unit Investigasi Keamanan Dalam Negeri AS, yang dipimpin oleh Noem sendiri. 

Di sisi lain, pihak Harvard merasa hal ini sangat melanggar hukum dan merupakan tindakan pembalasan dari pihak pemerintah

Pasalnya, Harvard sendiri telah menerima ribuan mahasiswa internasional dari banyak negara dan hal tersebut sangat menguntungkan universitas baik dalam bidang ekonomi maupun pengetahuan.  

Pada awal minggu ini, Alan Garber sebagai Presiden Harvard telah meminta para alumni untuk memberikan dorongan dan bantuan berupa moril dan materil untuk universitas. 

“Kami memiliki komitmen untuk mempertahankan Harvard dalam menampung mahasiswa dan akademisi internasional yang berasal dari 140 negara dan memperkaya universitas - serta negara ini - secara tak terkira” ungkap pihak universitas. 

Sedangkan Leon Fresco, pengacara imigrasi berpendapat bahwa langkah yang diambil oleh Trump dapat menjadi pukulan finansial bagi universitas dan ‘masalah besar’ bagi mahasiswa asing.

*** 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore