Pasukan Amerika Serikat terlibat dalam latihan militer di Janseong, Seoul Selatan tanggal 1 September 2023 (Dok. Yonhap)
JawaPos.com - Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk menarik ribuan tentara Amerika Serikat (AS) dari Korea Selatan dan memindahkan mereka ke lokasi lain di Indo-Pasifik, termasuk Guam.
Korea Selatan tengah membahas rencana penarikan sekitar 4.500 tentara, yang merupakan bagian dari U.S. Forces Korea (USFK) yang berjumlah 28.500 personel.
The Wall Street Journal melaporkan, seorang pejabat pertahanan yang tidak disebutkan namanya mengatakan, ini sebuah langkah yang dapat menambah kekhawatiran keamanan di Korea Selatan, terutama di tengah ancaman berkelanjutan dari Korea Utara.
Gagasan ini sedang dipersiapkan untuk pertimbangan Presiden Amerika Serikat sebagai bagian dari tinjauan kebijakan informal mengenai penanganan Korea Utara. Namun, juru bicara Pentagon kepada Kantor Berita Yonhap menyatakan belum ada pengumuman kebijakan resmi terkait potensi pengurangan pasukan USFK.
Gagasan ini muncul di tengah spekulasi bahwa pemerintahan Trump mungkin mengupayakan fleksibilitas strategis yang lebih besar untuk pasukan AS di Korea Selatan. Tujuannya adalah untuk mengendalikan agresivitas Tiongkok dan mendorong Korea Selatan untuk memikul beban pertahanannya sendiri yang lebih besar.
Dalam sidang Senat bulan lalu, Komandan Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat Laksamana Samuel Paparo Jr., dan Komandan USFK Jenderal Xavier Brunson menyampaikan pandangan negatif tentang gagasan penarikan pasukan USFK.
Paparo memperingatkan bahwa penarikan atau pengurangan pasukan Amerika Serikat dari Korea Selatan akan meningkatkan kemungkinan invasi Korea Utara.
Sementara itu, Brunson menekankan bahwa pengurangan pasukan akan menjadi masalah di kemudian hari.
"Dengan hilangnya kekuatan di Semenanjung Korea, ada kemungkinan lebih tinggi bahwa dia (Korea Utara) akan menyerang," kata Paparo.
"Apa yang kami sediakan di sana adalah potensi untuk mengenakan biaya di Laut Timur kepada Rusia, potensi untuk mengenakan biaya di Laut Barat kepada Tiongkok, dan untuk terus menghalangi Korea Utara, sebagaimana keadaannya saat ini," kata Brunson.
"Saat ini, saya mencoba untuk fokus pada kemampuan yang diperlukan untuk melakukan semua hal. yang mungkin kita lakukan secara rutin dalam kampanye, yaitu mempersiapkan, mencegah, dan kemudian menang dalam konflik jika terjadi."
"Namun pasukan di Korea memainkan peran penting. Selama lebih dari 75 tahun, mereka telah melakukan hal yang sama."
Seiring dengan agenda 'America First' Trump, spekulasi mengenai pengurangan pasukan USFK terus berlanjut, mengingat agenda itu mungkin melibatkan pengurangan keterlibatan militer luar negeri AS yang mahal.
Dikutip dari Korea Times, Wakil Menteri Pertahanan Elbridge Colby telah menganjurkan perombakan USFK, agar lebih fokus pada penanganan ancaman Tiongkok.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
