Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 03.30 WIB

Solidaritas untuk Palestina Menggema, Ribuan Orang di Berbagai Negara Gelar Protes Peringati Nakba dan Kecam Serangan Israel

Protes untuk membela hak dan pembebasan Palestina (Dok. Dovydas Žilinskas/Usnplash)

JawaPos.com - Ribuan orang di berbagai belahan dunia berkumpul untuk menggelar protes sebagai bentuk solidaritas kepada Palestina pada hari Minggu (18/5). Protes ini juga bertujuan untuk memperingati peristiwa Nakba, artinya 'bencana', yang merupakan pembersihan etnis dan  pemindahan paksa Palestina oleh Israel pada tahun 1948.

Dilansir dari Al-Jazeera, di Stockholm, Swedia ribuan orang berkumpul di Odenplan Square dan melambaikan bendera Palestina untuk memprotes serangan Israel di Gaza. Para peserta protes ini juga turut membentangkan spanduk yang menyerukan untuk 'menghentikan genosida rezim Zionis di Plaestina.'

Selain itu, mereka juga memajang foto dan plakat dari warga sipil serta anak-anak yang terbunuh di Gaza. 

Protes juga digelar di London, Inggris di mana ratusan ribu orang berbaris menuju Downing Street untuk menuntut genosida Israel di Gaza. Selain mengibarkan bendera Palestina, para peserta protes tersebut juga berulang kali meneriakkan slogan seperti 'Free Palestine' hingga 'Israel adalah negara teroris.'

Demonstran di Inggris juga mengecam blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang membuat lebih dari dua juta warga Palestina kelaparan. Mereka juga mengkritik pemerintah Inggris dalam memperparah krisis kemanusiaan di Palestina lewat dukungan politik dan militernya kepada Israel.

Selain kedua kota di atas, protes juga digelar di Berlin, Amsterdam, dan Athena. Berdasarkan laporan Anadolu Ajansi, protes sebagai bentuk solidaritas di Berlin dijaga dengan pengamanan ketat yang membuat setidaknya tiga orang ditahan.

Di Amsterdam, ratusan orang berkumpul di Dam Squre dan melakukan protes selama tiga jam untuk menyuarakan serangan Israel dan memperingati Nakba. Sementara di Athena, para demonstran yang membawa bendera Palestina dan mengenakan keffiyeh berjalan menuju Kedutaaan Besar Amerika Serika dan Kedutaan Besar Israel. 

Tidak hanya di Eropa, protes juga digelar di kota-kota di Australia. Dilansir dari ABC News pada Minggu (18/5), ribuan orang berkumpul di jalanan Melbourne untuk memperingati Nakba yang jatuh pada tanggal 15 Mei setiap tahunnya.

"Kami berduka dan merenungkan pembersihan etnis brutal dan pemindahan paksa lebih dari 750.000 waga Palestina pada tahun 1948 dan menegaskan hak mereka untuk kembali," kata salah satu penyelenggara protes yang dikutip dari ABC News.

Tidak hanya Melbourne, setidaknya 200 orang di Adelaide dan 300 orang di Brisbande juga menggelar protes serupa untuk menunjukkan solidaritas terhadap Palestina. 

Adapun serangan Israel terhadap Palestina sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 61 ribu warga Palestina dan menyebabkan luka-luka pada 120 ribu warga lainnya. Ribuan orang lainnya juga masih hilang dan diduga tewas di bawah reruntuhan.

International Criminal Court (ICC) pada November lalu telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Gaza. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore