
Panasonic. (energynow.com)
JawaPos.com - Perusahaan teknologi raksasa asal Jepang, Panasonic Holding Corporation, berencana memangkas sekitar 10 ribu karyawan sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan era teknologi baru yang tidak lagi berfokus pada produk elektronik tradisional.
Dilansir dari Newyorktimes.com, perusahaan yang berbasis di Jepang tersebut mengumumkan untuk mengurang tenaga kerja secara global demi meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas ke depannya.
Pemutusan hubungan kerja atau PHK tersebut akan dibagi diantaranya lima ribu pekerja di Jepang dan lima ribu lainnya akan berada di negara lain.
Dilansir dari Foxbussiness.com, dalam sebuah pernyataan pada Jumat (8/5), Panasonic mengatakan akan memangkas sekitar 10.000 pekerjaan secara global, atau sekitar empat persen dari karyawan, terutama dalam tahun fiskal yang dimulai pada April 2025.
Panasonic melaporkan bahwa laba bersih tahunan mengalami penuruan sebesar 17,5 persen untuk tahun fiskal 2025 sebesar 366,2 miliar yen atau sekitar Rp41 triliun. Laba ini turun dari yang semula 443 miliar yen pada tahun 2024.
Pengumuman Panasonic tentang rencana pengurangan karyawan ini datang ketika perusahaan merilis hasil keuangannya untuk tahun fiskal 2025. Penjualan secara total mengalami penurunan menjadi 8,46 triliun yen atau sekitar Rp963 miliar dalam penjualan bersih selama periode 12 bulan tersebut, atau penurunan sekitar 0,5% dari tahun sebelumnya.
Panasonic mengatakan restrukturisasi ini akan melibatkan pensiun dini dan konsolidasi atau penutupan berbagai unit bisnis, terutama yang menargetkan fungsi penjualan dan administrasi. Panasonic juga mengantisipasi biaya restrukturisasi atau pesangon sekitar 130 miliar yen atau sekitar Rp14 triliun selama tahun fiskal 2025.
Meskipun demikian, Panasonic tetap optimis dengan masa depannya terlepas adanya pengurangan karyawan ini. Panasonic memproyeksikan peningkatan laba hingga 300 miliar yen atau sekitar Rp34 triliun pada tahun fiskal 2029 melalui reformasi manajemen yang signifikan dan perampingan operasional.
Pemutusan hubungan kerja diperkirakan akan terjadi pada tahun fiskal perusahaan 2026 dengan mematuhi undang-undang ketenagakerjaan setempat. Saham Panasonic naik 2 persen di Tokyo setelah pengumuman tersebut, yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap strategi restrukturisasi perusahaan. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
