Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Mei 2025 | 03.38 WIB

Panasonic Siap PHK 10 Ribu Karyawan, Siapkan Pesangon Fantastis Rp14 Triliun!

Panasonic. (energynow.com) - Image

Panasonic. (energynow.com)

JawaPos.com - Perusahaan teknologi raksasa asal Jepang, Panasonic Holding Corporation, berencana memangkas sekitar 10 ribu karyawan sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan era teknologi baru yang tidak lagi berfokus pada produk elektronik tradisional.

Dilansir dari Newyorktimes.com, perusahaan yang berbasis di Jepang tersebut mengumumkan untuk mengurang tenaga kerja secara global demi meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas ke depannya.

Pemutusan hubungan kerja atau PHK tersebut akan dibagi diantaranya lima ribu pekerja di Jepang dan lima ribu lainnya akan berada di negara lain.

Dilansir dari Foxbussiness.com, dalam sebuah pernyataan pada Jumat (8/5), Panasonic mengatakan akan memangkas sekitar 10.000 pekerjaan secara global, atau sekitar empat persen dari karyawan, terutama dalam tahun fiskal yang dimulai pada April 2025.

Panasonic melaporkan bahwa laba bersih tahunan mengalami penuruan sebesar 17,5 persen untuk tahun fiskal 2025 sebesar 366,2 miliar yen atau sekitar Rp41 triliun. Laba ini turun dari yang semula 443 miliar yen pada tahun 2024.

Pengumuman Panasonic tentang rencana pengurangan karyawan ini datang ketika perusahaan merilis hasil keuangannya untuk tahun fiskal 2025. Penjualan secara total mengalami penurunan menjadi 8,46 triliun yen atau sekitar Rp963 miliar dalam penjualan bersih selama periode 12 bulan tersebut, atau penurunan sekitar 0,5% dari tahun sebelumnya.

Panasonic mengatakan restrukturisasi ini akan melibatkan pensiun dini dan konsolidasi atau penutupan berbagai unit bisnis, terutama yang menargetkan fungsi penjualan dan administrasi. Panasonic juga mengantisipasi biaya restrukturisasi atau pesangon sekitar 130 miliar yen atau sekitar Rp14 triliun selama tahun fiskal 2025.

Meskipun demikian, Panasonic tetap optimis dengan masa depannya terlepas adanya pengurangan karyawan ini. Panasonic memproyeksikan peningkatan laba hingga 300 miliar yen atau sekitar Rp34 triliun pada tahun fiskal 2029 melalui reformasi manajemen yang signifikan dan perampingan operasional.

Pemutusan hubungan kerja diperkirakan akan terjadi pada tahun fiskal perusahaan 2026 dengan mematuhi undang-undang ketenagakerjaan setempat. Saham Panasonic naik 2 persen di Tokyo setelah pengumuman tersebut, yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap strategi restrukturisasi perusahaan. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore