Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 13.43 WIB

Paus Leo XIV, Paus Baru yang Baru Saja Terpilih, Mengenal Sejarah Singkat Fisherman's Ring Cincin Personal Seorang Paus

Fisherman - Image

Fisherman

JawaPos.com - Seorang Paus identik dengan berbagai atribut yang khas untuk melengkapi penampilannya. Mulai dari jubah, hingga Fisherman's Ring yang memang dibuat khusus untuk masing-masing paus. Setiap paus baru, tentu memiliki cincin personal tersebut karena lekat dengan sebuah tradisi.

Dilansir dari laman OSV News (9/5), setelah wafatnya Paus Fransiskus pada Senin (21/4) silam, Vatikan melaksanakan tradisi kuno dengan menghancurkan Fisherman’s Ring dan segel timah resmi miliknya.

Upacara ini berlangsung pada Selasa (6/5) dalam pertemuan ke-12 Kongregasi Umum para Kardinal di Aula Sinode Baru Vatikan.

Seorang perempuan awam ditugaskan untuk menggoreskan tanda salib pada cincin dan segel tersebut, menandai berakhirnya masa kepausan Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus pun dimakamkan dengan Fisherman’s Ring miliknya yang sudah dihancurkan. Ini menandakan berakhirnya masa kepemimpinannya.

Fisherman’s Ring biasanya terbuat dari emas secara murni, namun cincin milik Paus Fransiskus (masa jabatan 2013–2025) berbeda dari biasanya atau standar umumnya. Cincin yang digunakan, dibuat dari perak yang dilapisi emas.

Dari fakta tersebut, diketahui bahwa Fisherman's Ring benar-benar menjadi atribut personal bagi seorang paus.

Hal ini tentu bisa membuat beberapa orang penasaran dengan Fisherman's Ring paus baru, yakni Paus Leo XIV nantinya. Akankah sesederhana Paus Fransiskus? Atau kembali ke bentuk standar? Atau bahkan lebih mewah?

Jauh sebelum itu, perlu diketahui bahwa cincin ini sendiri memang memiliki sejarahnya tersendiri sebagai simbol otoritas dan tradisi kepausan.

Dilansir dari Britannica (9/5) berikut adalah sejarah singkat Fisherman's Ring

Sejarah Singkat Fisherman's Ring

Fisherman’s Ring, atau Cincin Nelayan, merupakan cincin meterai yang diberikan kepada Paus saat pelantikan kepausannya.

Cincin ini biasanya dikenakan di jari manis tangan kanan paus dan desain standarnya menampilkan ukiran gambar Santo Petrus Rasul dengan nama paus yang sedang menjabat.

Dahulu, cincin ini digunakan sebagai segel lilin untuk surat pribadi paus telah dipraktikkan sejak pertengahan abad ke-13, menurut surat yang ditulis oleh Paus Klemens IV (1265–1268) kepada keponakannya.

Segel kepausan lainnya, bulla, digunakan untuk dokumen resmi seperti papal bulls.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore