
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump umumkan tarif impor baru ke berbagai negara (Dok. Reuters/Carlos Barria).
JawaPos.com - Tarif Amerika Serikat (AS) atas barang-barang yang diimpor dari Meksiko dan Kanada tak akan terpengaruh oleh penangguhan tarif global selama 90 hari yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada Rabu (9/4). Hal ini diutarakan oleh seorang pejabat di Gedung Putih.
Seperti dilansir dari Reuters, tarif sebesar 25 persen yang diberlakukan AS atas barang-barang yang diimpornya dari Meksiko dan Kanada yang tidak tercakup dalam pakta perdagangan USMCA di kawasan tersebut tetap berlaku. Serta energi dan kalium dari kedua negara tersebut juga akan tetap dikenakan tarif sebesar 10 persen.
Gedung Putih menjelaskan, sebagian besar barang impor yang tertuang pada perjanjian dagang AS dan kedua negara telah dikecualikan dari tarif kebijakan tarif luas AS.
Hanya saja, barang yang tidak memenuhi aturan asal pada perjanjian tersebut masih akan dikenakan tarif 25 persen terkait fentanyl.
Sementara itu, barang-barang yang mematuhi ketentuan akan terus dibebaskan secara tak terbatas dari tarif. Hal ini tentu memberikan kejelasan kepada para eksportir mengenai status perdagangan mereka mengingat telah terjadi ketidakpastian global pasca perang dagang yang diberikan AS.
Sebagai informasi, Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan penghentian tarif impor terhadap sebagian besar negara selama 90 hari. Namun, langkah ini tidak berlaku untuk Tiongkok. Justru, Negeri Tirai Bambu itu dihantam tarif lebih tinggi lagi, yakni sebesar 125 persen.
Langkah ini diumumkan langsung oleh Trump lewat akun Truth Social pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis (10/4) WIB. Ia menyatakan telah mengizinkan “PAUSE 90 hari” dan penurunan tarif balasan menjadi 10 persen selama periode tersebut. “Efektif segera,” tulis Trump.
Dikutip dari ABC News, Kamis (10/4), Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa keputusan tersebut bukan karena gejolak pasar keuangan, melainkan karena banyak negara mulai meminta negosiasi dagang. Namun, Trump justru mengakui bahwa pasar yang goyah memengaruhi keputusannya.
“Orang-orang mulai panik, mereka terlihat takut,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih. “Saya melihat pasar obligasi, dan itu cukup mengkhawatirkan. Tapi sekarang sudah terlihat indah,” tambahnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
