
Donald Trump bersama keluarga dan tim kampanye menyapa pendukungnya di The West Palm Beach Convention Center, Florida, AS. (AFP)
JawaPos.com – Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2024 telah menjadi sorotan global, dengan Donald Trump yang kembali mencalonkan diri sebagai kandidat dari Partai Republik. Kemenangan Trump dalam Pilpres AS kali ini berpotensi mengubah lanskap geopolitik dan ekonomi dunia.
Dengan kebijakan “America First”-nya yang kontroversial, Trump membawa banyak perubahan yang akan memengaruhi hubungan internasional, termasuk dengan negara-negara besar seperti Rusia dan Tiongkok, serta dampaknya terhadap perekonomian global.
Seiring berjalannya waktu, dampak dari Pemilu AS 2024 ini akan terasa tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di seluruh dunia. Bagi banyak negara, perubahan kebijakan AS di bawah kepemimpinan Trump dapat memengaruhi stabilitas ekonomi, hubungan diplomatik, dan ketegangan perdagangan internasional.
JawaPos.com merangkum berbagai peristiwa penting dalam kaleidoskop 2024, dimulai dengan kemenangan Trump yang menjadi topik hangat di berbagai belahan dunia. Dengan segala kontroversi yang menyertainya, banyak yang bertanya-tanya bagaimana pemerintahan Trump akan menjalankan hubungan luar negeri, ekonomi, dan bahkan domestik.
Apa saja proyeksi yang muncul dan bagaimana dunia akan beradaptasi dengan arah baru yang dibawa oleh kembalinya Trump?
Trump Sebutkan Hubungan Baik dengan Rusia dan Tiongkok
Dalam salah satu pernyataan yang menarik perhatian pada September 2024, Donald Trump mengungkapkan bahwa jika dia kembali terpilih sebagai Presiden, AS akan berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan Rusia dan Tiongkok, seperti dikutip dari ANTARA.
“Saya tidak pikir bahwa mereka (Rusia dan Tiongkok) adalah musuh. Saya pikir kita akan berhubungan baik dengan Tiongkok dan Rusia,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan blogger Farouk Sarmad, yang disiarkan di X.
Trump menganggap kedua negara tersebut bukan sebagai musuh, melainkan sebagai mitra strategis. Dia juga menegaskan bahwa AS di bawah kepemimpinannya akan bekerja untuk menyelesaikan konflik-konflik internasional, termasuk di Ukraina, melalui diplomasi dan keterlibatan langsung dengan pihak-pihak terkait.
Pernyataan ini mendapat tanggapan positif dari beberapa kalangan yang mendambakan diplomasi yang lebih santai dan menghindari ketegangan internasional. Namun, banyak juga yang skeptis, mengingat ketegangan yang terjadi selama masa jabatan pertama Trump, terutama dengan Tiongkok terkait tarif perdagangan.
Dampak Terpilihnya Trump bagi Ekonomi Global
Kemenangan Trump diyakini akan membawa perubahan besar dalam perekonomian global. Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, menyatakan bahwa kebijakan “America First” yang diusung Trump akan menambah ketidakpastian dalam hubungan perdagangan internasional. Tarif tinggi dan potensi perang dagang, terutama dengan Tiongkok, akan memengaruhi arus perdagangan dan investasi dunia.
Menurut Warjiyo, terpilihnya Trump kembali dapat menyebabkan perlambatan ekonomi dunia pada 2025 dan 2026. AS diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang stabil, namun Eropa dan Tiongkok kemungkinan akan menghadapi perlambatan yang lebih signifikan. Perubahan ini juga diprediksi akan berdampak pada nilai tukar mata uang, dengan penguatan dolar AS yang dapat mengganggu pasar global.
Reaksi Ekonomi Global: Rupiah dan Inflasi
Kemenangan Trump juga memberi dampak langsung pada nilai tukar mata uang global, termasuk rupiah. Beberapa pekan setelah hasil pemilu, nilai tukar rupiah sempat tertekan, mendekati angka Rp 16.000 per dolar AS, yang bahkan hingga kini telah melampaui Rp 16.000 per dolar.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
