
Bangunan runtuh pasca gempa 7,5 SR di Hualien, Taiwan. (Sumber: The Guardians)
JawaPos.com- Jepang telah mencabut semua peringatan tsunami setelah gempa bumi mengguncang wilayah Taiwan.
Sebelumnya dilaporkan, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi mengimbau penduduk di wilayah Okinawa untuk tetap berada di tempat yang aman sampai semua peringatan tsunami dicabut.
Berdasarkan informasi BMKG Jepang, pihaknya telah menurunkan perkiraan tsunami dari 3m (9,8 kaki) menjadi 1 m (3,3 kaki).
Satu pulau, Younaguni, memiliki gelombang sekitar 30 cm (satu kaki) pada pukul 9:18 pagi waktu setempat, sementara gelombang yang lebih kecil terdeteksi di pulau-pulau lain, menurut Associated Press.
Selanjutnya, China tidak mengeluarkan peringatan untuk daratan China, dan tidak ada ancaman untuk Hawaii dan Guam.
Lebih dari dua jam setelah gempa melanda Taiwan, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan ancaman tsunami sebagian besar telah berlalu.
Melansir dari The Guardian, Rabu (3/4), Departemen Pemadam Kebakaran Taiwan melaporkan bahwa satu orang telah tewas dan lebih dari 50 orang terluka setelah gempa.
Ancaman tsunami dari gempa bumi kini telah berlalu menurut pusat peringatan tsunami Pasifik. Situs web pusat itu memiliki posting yang mengatakan "Tidak ada peringatan tsunami, laporan, pengamatan atau ancaman" pada gempa Taiwan.
Gelombang tsunami yang tiba pada pagi hari tidak setinggi perkiraan, dan laporan sebelumnya diturunkan menjadi peringatan. Tetapi seorang pejabat dari badan meteorologi Jepang masih mengimbau masyarakat untuk terus mengungsi sampai imbauan itu dicabut.
Penyiar publik NHK mengatakan beberapa penduduk pulau utama Okinawa telah dievakuasi ke pangkalan militer AS di dekatnya, sementara rekaman menunjukkan yang lain mengawasi laut dari tempat tinggi yang aman di ibukota prefektur Naha.
Sebelumnya diberitakan telah terjadi gempa bumi di Taiwan pada pukul 7:58 pagi waktu setempat, sekitar 18 km selatan-barat daya Hualien dengan kedalaman sekitar 35 km (21 mil).
Gempa bumi dahsyat mengguncang seluruh pulau dan meruntuhkan bangunan di setidaknya satu kota. Gempa bumi kali ini adalah yang terbesar setelah 25 tahun.
Hingga dengan saat ini, kabar akan masih terus diperbarui terkait gempa dan kewaspadaan adanya gempa susulan serta pemantauan gelombang laut yang juga masih terus dilakukan.
***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
