Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Maret 2024 | 13.26 WIB

Hari Tuberkulosis Sedunia Diperingati pada 24 Maret 2024, WHO Usung Tema Yes! We Can End TB

MENULAR: Penyakit tuberkulosis (TB) sangat menular. Penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis itu menyebar di udara. Persebarannya antara lain melalui semburan air liur dari batuk maupun bersin dari pengidap TB. (FOTO ILUSTRASI DIPERAGAK

JawaPos.com – Setiap tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia.

Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati untuk menjadi kesempatan bagi masyarakat global dalam meningkatkan kesadaran dan tindakan dalam memerangi penyakit ini yang masih menjadi ancaman kesehatan global.

Dilansir dari laman who.int, tema hari tuberkulosis sedunia tahun 2024 ini adalah “Yes! We Can End TB” atau "Ya, Kita Bisa Mengakhiri TB".

Tema hari tuberkulosis sedunia 2024 ini menegaskan pesan harapan dalam melawan epidemi TBC dapat dicapai dengan lebih cepat.

Menyusul komitmen yang dibuat oleh para Kepala Negara pada pertemuan Tingkat Tinggi PBB pada tahun 2023 untuk mempercepat kemajuan dalam mengakhiri TBC, fokus tahun ini beralih untuk mewujudkan komitmen tersebut menjadi tindakan nyata.

Salah satu langkah penting dalam memerangi TBC adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit ini, serta pentingnya tindakan bersama dalam memerangi penyakit menular yang telah ada sejak lama ini.

Meskipun TBC dapat diobati dan dicegah, masih banyak yang tidak menyadari gejala, cara penularannya, dan langkah-langkah pencegahannya.

Oleh karena itu, pendidikan masyarakat tentang TBC sangat penting untuk mengurangi stigma, meningkatkan deteksi dini, dan memastikan akses ke perawatan yang tepat.

TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini sering menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang bagian tubuh lain seperti tulang, kulit, dan sistem saraf.

Gejalanya meliputi batuk berdahak, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan yang persisten. Penularan TBC terutama melalui udara, saat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin dan menyebarkan bakteri ke udara.

Dengan diusungnya tema “Yes! We Can End TB” dirasa perlu untuk mengetahui bagaimana langkah yang harus dilakukan untuk mencegah Tuberkulosis. Berikut langkah-langkah mencegah Tuberkulosis:

  1. Vaksinasi

Vaksin BCG adalah vaksin yang efektif untuk mencegah bentuk paru TBC pada anak-anak. Pemberian vaksin ini biasanya dilakukan pada bayi baru lahir atau anak-anak kecil.

  1. Hindari Kontak dengan Orang yang Terinfeksi

Upaya pencegahan yang penting adalah menghindari kontak dekat dengan orang yang diketahui menderita TBC aktif. Jika berinteraksi dengan orang yang diduga terinfeksi, gunakan masker untuk melindungi diri sendiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore