
Menlu India bertemu Presiden Iran.
JawaPos.com–Minggu (15/1), Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar bertamu kepada pimpinan Iran di Teheran, Iran.
Diplomat terkemuka India itu disambut rekannya dari Iran, Hossein Amir Abdollahian, dilanjutkan dengan duduk bersama Presiden Iran Ebrahim Raisi.
Dilansir dari Teheran Times, Selasa (16/1), sebagian besar diskusi antara menteri luar negeri India dan pejabat Iran berpusat pada masalah Laut Merah. Meskipun berbagai isu ekonomi, politik, dan diplomatik, dibahas, para analis yakin bahwa sebagian besar diskusi antara menteri luar negeri India dan Iran membahas masalah lalu lintas dagang internasional tersebut.
Menurut laporan, Jaishankar dikatakan telah menyampaikan pesan dari Amerika ke Iran. Yakni mendesak Teheran memanfaatkan pengaruh untuk membantu menghentikan serangan Yaman terhadap kapal-kapal Israel.
Dalam beberapa pekan terakhir, angkatan bersenjata Yaman telah memulai serangan terhadap kapal-kapal milik atau ditujukan untuk Israel di wilayah perairan negara tersebut. Gerakan Ansarullah yang populer di Yaman telah mengklarifikasi bahwa tindakan itu merupakan bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza, yang dibantai dan tidak diberikan makanan, air, dan obat-obatan, menghadapi pengeboman Israel di wilayah kantong pesisir tersebut.
Pekan lalu, alih-alih mendesak rezim Israel menghentikan pelanggaran hak asasi manusia yang sedang berlangsung, Amerika Serikat dan Inggris memilih melakukan serangan udara di wilayah Yaman, untuk mendukung Israel.
Selain itu, baik Washington maupun London menuduh Iran mendalangi serangan Yaman terhadap kapal-kapal tujuan Israel.
Iran dengan keras membantah tuduhan-tuduhan itu dan menekankan bahwa meskipun Sana’a mempertahankan aliansi dengan Iran, Sana’a tetap menjaga independensi dalam merumuskan pendapat, mengambil keputusan, dan mengambil tindakan.
Sepanjang diskusi dengan Jaishankar, para pejabat Iran tampaknya menegaskan kembali posisi mereka mengenai peristiwa di Laut Merah.
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Jaishankar, Presiden Iran Raisi menggarisbawahi akar permasalahan dari situasi yang tidak menentu saat ini di Asia Barat.
Raisi menegaskan, penghentian serangan terhadap Gaza, hukuman terhadap rezim Zionis, dan realisasi hak-hak rakyat Palestina adalah satu-satunya solusi untuk mengembalikan stabilitas dan keamanan di kawasan tersebut. Pengepungan di wilayah itu serta penegakan hak-hak rakyat Palestina merupakan hal yang sangatlah penting dalam prosesnya.
Dalam konferensi pers bersama di Teheran, menteri luar negeri Iran mengecam kemunafikan Amerika, dengan mengatakan bahwa Washington tidak dapat berpartisipasi bersama Israel dalam membunuh rakyat Gaza dan memulai perang dan ketegangan baru di Laut Merah. Pada saat yang sama, meminta semua pihak dan negara-negara di kawasan untuk menahan diri dan mencegah penyebaran perang.
Diplomat top Iran itu juga mengatakan bahwa, dalam perjalanan dua minggu lalu, salah satu pejabat tinggi Sana'a meyakinkan bahwa mereka tidak akan mengganggu keamanan maritim.
”Namun, selama perang dan genosida di Gaza terus berlanjut, mereka akan bertindak untuk menghalangi jalan masuknya Gaza. kapal-kapal rezim Israel, serta kapal-kapal yang menuju ke pelabuhan-pelabuhan Israel,” ujar pejabat tinggi Sana'a kepada diplomat top Iran tersebut.
Menlu Iran itu juga menasihati Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken untuk tidak mengaitkan keamanan dan kepentingan nasional negara dengan nasib Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang sedang terpuruk.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
