
serangan paus orca di Selat Gibraltar.
JawaPos.com–Sekelompok paus orca atau yang dikenal sebagai paus pembunuh kembali menyerang dan menenggelamkan kapal pesiar di lepas pantai Maroko minggu lalu. Kelompok paus itu hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk membuat kerusakan kapal yang tidak dapat diperbaiki.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (31/10) itu menimpa rombongan tur yang sedang berlayar melintasi Gibraltar. Jalur sempit yang menjembatani Laut Mediterania dan Samudra Atlantik, memisahkan ujung selatan Eropa dan Afrika utara.
Dilansir dari CBS News, Kamis (9/11), sekelompok paus orca tersebut menambarak sirip kemudi secara terus menerus selama 45 menit. Sehingga, menyebabkan kerusakan besar dan kebocoran pada kapal.
Akibat kerusakan yang cukup parah tersebut, kapal tenggelam di dekat pintu masuk pelabuhan Tanger-Med di timur laut Tangier sepanjang Selat Gibraltar, tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut.
Agen tur Morskie Mile yang mengoperasikan kapal pesiar tersebut mengatakan, pihaknya ikut dalam pelayaran lain selanjutnya di Kepulauan Canary dan berupaya agar perjalanan para wisatawan berjalan sesuai rencana. Insiden yang terjadi minggu lalu di Selat Gibraltar bukan yang pertama kali terjadi.
Serangan paus orca pernah dilaporkan sebelumnya, gerombolan paus pembunuh itu mencoba membalik kapal di lepas pantai Spanyol dan Potugal. Menurut data dari GTOA serangan yang dilakukan gerombolan paus itu telah meningkat lebih dri tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir.
”Tidak ada yang tahu mengapa hal ini terjadi. Ini adalah sebuah misteri yang belum pernah terjadi sebelumnya,” tutur Andrew W. Trites, profesor dan direktur Penelitian Mamalia Laut di University of British Colombia.
GTOA mencatat 52 interaksi maritim dengan orca di Selat Gibraltar dan Galicia, pesisir barat laut Spanyol antara Juli dan November 2020. Insiden tersebut meningkat pada tahun-tahun berikutnya yang mencapai 197 interaksi pada 2021 dan 207 interaksi pada 2022.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
