Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2023 | 16.47 WIB

Hadapi Hamas, PM Israel Bentuk Kabinet Perang Untuk Balas Serangan

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak seruan gencatan senjata di Gaza. - Image

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak seruan gencatan senjata di Gaza.

JawaPos.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu membentuk pemerintah darurat nasional bersama oposisi di tengah peperangan melawan gempuran Hamas Palestina.

Benjamin Netanyahu setuju membentuk kabinet perang bersama eks menteri pertahanan Israel sekaligus pemimpin partai oposisi, Benny Gantz demi mendapatkan dukungan melawan Hamas.

"Kami telah membentuk pemerintah darurat nasional. Seluruh warga Israel bersatu dan mengesampingkan perbedaan di situasi ini," kata Netanyahu dikutip dari AP News pada Kamis (12/10).

Benjamin Netanyahu menyatakan kabinet perang ini akan fokus sepenuhnya menangani konflik dengan Hamas. Pemerintah darurat ini benar-benar hanya fokus mengesahkan undang-undang dan membuat keputusan yang berkaitan dengan perang.

Perang Israel melawan Palestina telah memasuki hari kelima pada Kamis (12/10). Hamas mulai menyerang Israel pada Sabtu (7/10). Mereka mengklaim tujuan serangan ini untuk mengakhiri pendudukan terakhir di Bumi.

Pasukan Israel lalu membalas dengan melancarkan operasi pedang besi yang diklaim untuk menargetkan infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.

Serangan kedua pihak ini berlanjut dan perang bahkan makin meluas setelah Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon ikut saling serang. Israel bahkan beberapa kali turut melancarkan gempuran ke wilayah Suriah.

Korban tewas akibat perang terbaru antara Israel melawan Hamas Palestina mencapai 2.327 orang per Rabu (11/10) malam.

Dilansir dari Asia Nikkei, Kementerian Kesehatan Palestina mencatat setidaknya 1.100 orang tewas dan 5.339 orang lainnya terluka di Jalur Gaza, wilayah yang dikontrol Hamas dan menjadi target gempuran Israel.

Di tepi barat Palestina, setidaknya 27 orang meninggal dunia dan 150 orang lainnya terluka akibat gempuran Israel.

Sementara itu, militer Israel melaporkan setidaknya 1.200 orang tewas di wilayahnya sejak gempuran Hamas berlangsung Sabtu akhir pekan lalu.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore