Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 September 2023 | 01.06 WIB

Intip Profil Lengkapnya! Ini Orang Indonesia yang Diduga Menjadi Mata-Mata Rusia di Ukraina

Jurnalis dari Russia Beyond untuk Indonesia, Fauzan Al-Rasyid ketika berada di Moskow, Rusia pada 6 September 2023.(Instagram/@fauzanalrasyid). - Image

Jurnalis dari Russia Beyond untuk Indonesia, Fauzan Al-Rasyid ketika berada di Moskow, Rusia pada 6 September 2023.(Instagram/@fauzanalrasyid).

JawaPos.com - Daftar yang berisi nama-nama terduga mata-mata Rusia di Ukraina beredar di lini masa X pada Jumat (15/9).

Dari 34 nama yang diduga menjadi mata-mata Rusia, ada 1 orang yang berasal dari Indonesia.

Daftar yang diunggah oleh mantan juru bicara militer Ukraina asal AS, Sarah Ashton-Cirillo, tertera bahwa orang Indonesia itu bernama Fauzan Al-Rasyid.
 
"Berikut ini adalah daftar burung nasar yang memakan penderitaan warga Ukraina di Ukraina yang diduduki sementara," tulis pembawa acara Territorial Defense Forces' Ukraine in the Know dan Russia Hates the Truth itu.
 

(Sumber foto: X/@SarahAshtonLV)

 
Fauzan Al-Rasyid disebut-sebut berada di Donetsk Oblast atau Donechcyna, Ukraina Timur.
 
Wilayah itu merupakan tempat dengan populasi terbanyak di Ukraina dengan perkiraan sebanyak 4,1 juta penduduk.
 
Siapakah Fauzan Al-Rasyid?
 
Orang Indonesia yang diduga menjadi mata-mata untuk Rusia ini merupakan editor senior dari media Russia Beyond untuk edisi Indonesia.
 
Lulusan Universitas Indonesia itu juga pemilik akun @fauzanfess di media sosial X.
 
Sebuah akun menfess (mention dan confess) yang berfokus pada tips-tips untuk menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
 
Sampai tulisan ini mengudara pada 16 September 2023, pemerintah Indonesia belum memberikan penjelasan.
 
Sarah Ashton vs. Rusia
 
Melansir NDTV, Sarah disebut-sebut menyuarakan "rangkul kebencian terhadap Rusia" sembari menyeringai.
 
Hal tersebut ia lakukan dalam sebuah lokasi rahasia yang terletak di Kota Kyiv.
 
"Jika Rusia membenci kita, kita telah melaksanakan pekerjaan dengan baik," ujar transpuan berusia 46 tahun itu.
 
Sarah diduga telah mengancam jurnalis dan anggota dari lembaga pemerintahan Rusia.
 
"Seorang trans Amerika yang berbicara atas nama Ukraina dan mengancam jurnalis kami dan [Juru Bicara Kementerian Luar Negeri] Maria Zakharova kini telah melakukan ancaman terhadap pengamat asing pada pemilu baru-baru ini di Rusia,” kata Wakil Pertama Perwakilan Tetap Rusia untuk Ukraina Representatif PBB Dmitry Polyansky (15/9).
 
Dilansir JawaPos.com dari TASS, sebuah media massa milik pemerintahan Rusia, Sarah Ashton-Cirillo akan dilaporkan ke Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).***
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore