
Photo
JawaPos.com - Masyarakat Tionghoa merayakan Hari Raya Imlek pada Selasa (1/2). Warga Singapura pun merayakannya sebagai bagian dari tradisi atau budaya. Di tengah lonjakan kasus varian Covid-19 Omicron, wilayah Chinatown yang menjadi pusat perayaan Imlek diperketat.
Kementerian Keberlanjutan dan Lingkungan (UMK) memperketat langkah-langkah manajemen agar masyarakat tidak berkerumun di area populer seperti Chinatown.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung ke pasar dan pusat jajanan di Kompleks Chinatown, kontrol akses dengan pagar sementara ditempatkan di area tersebut. Pelanggan tidak akan diizinkan masuk setelah jumlah orang mencapai kapasitas yang diizinkan yaitu 300 orang.
“Pengaturan arus masuk pelanggan memperhitungkan kerumunan yang bisa terjadi di dalam pasar,” kata Kementerian seperti dilansir CNA.
"Orang tua, terutama yang tidak divaksinasi, harus menahan diri dari mengunjungi pasar selama waktu ini, dan meminta anggota keluarga atau teman yang lebih muda untuk membantu membeli barang-barang penting dan mengemas makanan," tambahnya.
Badan Lingkungan Nasional (NEA) dan Dewan Kota Jalan Besar juga telah meningkatkan jumlah personel jarak aman yang dikerahkan. Pelanggan diingatkan untuk memakai masker mereka dengan benar dan menjaga jarak aman dari orang lain. Untuk mengatur keramaian di sepanjang Temple Street, jalan ditutup untuk lalu lintas kendaraan mulai pukul 12 siang pada 31 Januari hingga pukul 2 pagi 1 Februari.
“Dengan lonjakan infeksi varian Omicron di Singapura, kami meminta kerja sama semua orang untuk terus menjalankan tanggung jawab individu dan secara ketat mematuhi," kata Kementerian.
Peraturan yang berlaku tentang tamu yang boleh berkunjung me rumah tangga maksimal lima pengunjung per hari untuk selama periode perayaan Tahun Baru Imlek. Kementerian juga mendorong individu untuk melakukan tes antigen cepat (ART) yang dilakukan sendiri sebelum pertemuan tersebut, terutama jika ada anggota keluarga yang lanjut usia atau tidak divaksinasi.
Langkah-langkah manajemen aman saat ini juga berlaku untuk makan malam reuni dan makanan Tahun Baru Imlek lainnya di gerai makanan dan minuman (F&B). Saat makan di luar, pemesanan beberapa meja untuk kelompok yang lebih besar dari lima orang sangat dilarang kecuali pengunjungnya berasal dari rumah tangga yang sama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
